Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

8 Tips Closing Order Oleh Praktisi Online Shop

8 Tips Closing Order Oleh Praktisi Online Shop

Melayani calon pelanggan toko online sama prinsipnya dengan melayani pengunjung dari toko offline. Para pelanggan inginnya memperoleh barang dan jasa bagus, harga terbaik dengan pelayanan prima.

Apa jadinya jika anda sudah membuat toko online tetapi tidak memiliki persiapan yang memadai untuk ‘menyambut pengunjung’ di toko online anda dengan baik? Mereka bisa kecewa, bahkan bisa tak akan datang lagi ke toko online anda.

Praktisi Toko Online Berbagi Tips Closing Order


Berikut beberapa tips yang direkomendasikan para praktisi bisnis toko online agar toko onlinenya selalu menghasilkan closing order yang memuaskan.

1. Gunakan Gambar Produk


Toko online anda haruslah memuat gambar, informasi atau foto-foto produk yang dijual dan diupdate dengan baik. Foto, data-data dan gambar yang dipajang hendaknya mencerminkan gambaran produk yang mampu memikat keinginan calon pembeli untuk mendapatkannya.

2. Cantumkan Kontak


Cantumkan nomor telepon dan handphone yang dapat dengan mudah dihubungi dalam situs toko online anda. Meski calon pembeli sudah mngetahui detil tentang produk dan jasa dalam website anda tetapi kebiasaan calon pembeli adalah ingin memastikan produk dan jasa yang dijual secara online tersebut secara langsung dengan cara menelpon. Di Indonesia hal ini sudah menjadi kebiasaan.

Dengan cara menelpon, para calon pembeli ingin memastikan bahwa ia tidak sedang ‘masuk’ di ruang toko online yang salah. Bisa jadi ia ingin memastikan apakah ia akan dijawab oleh ‘mesin penjawab’ atau dijawab oleh orang yang mengerti tentang produk dan jasa yang dijualnya. Hati-hati, jika langkah pertama ini gagal meyakinkan penelpon maka order bisa batal.

3. Sabar dan Telaten


Pastikan anda atau team anda memiliki pengetahuan yang memadai untuk menjadi ‘penjaga’ toko online. Ini semacam ‘pramuniaga’ yang dengan sabar dan telaten menjawab pertanyaan-pertanyaan dan keinginan calon pembeli.

Dalam toko online, team support semacam ini sangat penting untuk terjadinya closing order. Jika ada yang menanyakan produk melalui online hendaknya juga dijawab dengan cepat, karena jika jika supportnya ‘telat, maka calon pembeli sudah ‘masuk angin’ dan mungkin jadi tidak berminat membeli produk anda. Closing order bisa batal. 

Karena itu cantumkan fasilitas SMS, BBM, YM, email, bahkan mungkin Skype atau telepon dan hanphone yang segera dapat merespon pertanyaan calon pembeli. Jika kontak support tak lengkap anda bisa kehilangan potensi closing order, karena calon pembeli sebenarnya sangar rasional : cari yang mudah dengan fasilitas komunikasi yang ia miliki.

4. Jenis dan Cara Pembayaran


Keempat, gunakan cara pembayaran dengan beberapa rekening. Karena di daerah tertentu kadang hanya tersedia bank tertentu. Sementara di daerah lain bank yang tersedia juga berbeda. Sedapat mungkin gunakan rekening bank yang memiliki jaringan distribusi chanelling yang luas dan banyak, seperti Bank BRI, Bank BCA, Bank Mandiri atau Bank BNI. 

Akan lebih baik rekening yang dicantumkan tersebut atas nama perusahaan yang terdaftar secara hukum. Mengapa rekening bank secara hukum lebih baik, ini soal reputasi dan keyakinan calon pelanggan yang masih meyakini bahwa anda sangat serius membuka ‘toko online.

Tentukan posisi toko online anda. Apakah toko online anda sebagai toko grosir atau toko eceran. Jika toko grosir yang anda tentukan persoalan harga sangat menentukan. Anda juga harus mampu menempatkan posisi toko online anda dalam keywords yang tepat karena hal ini sangat menentukan.

5. Ketersediaan Stock


Kelima, persediaan produk dan cara pengirimannya harus enar-benar meyakinkan dan memastikan. Calon pembeli/pelanggan jangan dibuat gamang dengan tidak ada informasi mengenai kepastian ketersediaan produk, cara pengiriman, lama pengiriman, serta detail informasi lain seputar distribusi produk.

6. Kecepatan Akses Toko Online


Keenam, toko online yang loadingnya berat dan lama akan banyak ditinggalkan calon pelanggan. Dalam membuat toko online yang berbasis closing order, pembuatan toko online harus dibuat lebih cepat dapat dibuka oleh calon pembeli.  Di sini bukan disain website atau disain toko online yang jadi fokus perhatian. Desain bagus tetapi sepi closing order tidak ada gunanya dalam membangun toko online.

7. Identitas Toko Online


Cantumkan identitas toko onlinemu dengan mencantumkan alamat yang jelas, serta dapat dilacak dengan mudah. Jangan sekali-kali memcantumkan alamat palsu karena jika hal ini diketahui calon pembeli, reputasi toko online anda akan hancur. Tidak mencantumkan alamat juga sebuah kesalahan yang tidak boleh terulang.

Bayangkanlah bahwa ‘toko online anda benar-benar nyata, berpenghuni, dan selalu diupdate dengan berita dan kabar terbaru yang memadai. 

8. Harga Produk


Kedelapan, pastikan harga produk dan pengiriman dapat dilakukan dengan akurat. Informasikan tentang rincian harga mulai dari harga barang atau produk, serta biaya pengiriman, serta perkiraan barang dapat diterima oleh pelanggan. 

Dengan memberikan informasi harga barang dan biaya pengiriman, serta perkiraan waktu pengiriman secara akurat calon pelanggan dapat lebih yakin memastikan untuk memesan atau membeli produk, sehingga hal ini akan mempercepat closing order.

Setelah menerapkan tips closing order yang telah disampaikan diatas, para praktisi toko online berharap pemilik toko online dapat dengan mudah menghasilkan income dari setiap produk yang berhasil terjual. Semoga bermanfaat