Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Mengenal Jenis Ikan Purba Zaman Prasejarah Yang Masih Eksis

Jenis Ikan Purba Zaman Prasejarah Yang Masih Eksis

Sudahkah anda mengetahui jenis ikan purba zaman prasejarah yang masih hidup dan masih eksis sampai sampai saat ini?. Untuk anda yang memang belum mengetahui ikan ikan apa saja yang hidup sejak zaman prasejarah hingga sampai saat ini masih ada yang hidup. Simak dan ikuti terus artikel yang kali ini saya bahas untuk anda semua.

Bagi para pecinta maupun pemilik budidaya ikan hias tentu sudah banyak yang mengetahui apa saja jenis ikan hias dan ikan predator yang memang sudah sangat populer. Tetapi tentu mungkin belum banyak yang mengetahui jenis ikan hias dan ikan predator apa saja yang ada sejak zaman prasejarah namun masih hidup hingga saat ini?

Oleh sebab itu, berikut Analisausaha.id telah merangkum 10 jenis ikan purba zaman prasejarah yang masih eksis dan bisa anda temukan hingga hari ini.

1. Alligator Gar


Ikan Alligator merupakan ikan predator yang jika dilihat sekilas mulutnya sangat mirip dengan buaya. Jenis ikan ini bicitisa tumbuh hingga panjang 4 meter dengan bobotnya badannya sampai 299 kg. Ikan predator ini terkenal sangat rakus dan memiliki sisik yang sangat tebal dan rahang yang kuat.

Ikan yang memiliki nama asli yaitu Lepisosteus Spatula ini kemudian di ubah oleh EO Wiley pada tahun 1976 menjadi Atractosteus Spatula. Ikan ini memiliki insang seperti ikan pada umumnya, akan tetapi tidak seperti spesies ikan lainnya dengan sedikit pengecualian, ikan Alligator Gar juga memiliki paru paru, kandung kemih yang sangat vskularisasi yang melengkapi pernafasan insang.

2. Arapaima


Ikan arapaima termasuk dalam 10 Jenis Jenis Ikan yang ada sejak zaman prasejarah yang mungkin belum banyak yang mengetahuinya. Ikan ini memiliki tubuh yang hampir sama dengan ikan arwana. Hanya saja ukuran tubuh ikan Arapaima jauh lebih besar jika dibandingkan dengan ikan arwana.

Ikan ini biasanya memangsa ikan ikan kecil yang ada disekitarnya. Ikan ini ditemukan di sungai amazon dan termasuk ikan air tawar terbesar di dunia. Ikan jenis ini sudah semakin jarang di temukan karena memang di buru oleh manua untuk diambil dagingnya.

3. Ikan Arwana


Ikan arwana merupakan jenis ikan hias air tawar yang memang saat ini sudah sangat banyak dijadikan hewan peliharaan. Ikan ini merupakan salah satu spesies ikan air tawar dari Asia Tenggara, ikan ini memiliki badan yang panjang, sirip dubur terletak jauh di belakang badannya. 

Ikan arwana asia umumna memiliki warna keperak perakan dan arwana asia juga disebut sebagai ikan naga karena sering dihubung hubungkan dengan naga dari Mitologi Tionghoa.

Arwana Asia terdaftar dalam spesies daftar spesies langka yang sudah terancam punah oleh IUCN pada tahun 2004. Jumlah spesies ini yang menurun dikarenakan seringnya diperjual belikan karena memang nilai jualnya sangat tinggi sekali. Maka tidak heran jika ikan hias yang satu ini kini sudah semakin punah. 

Untuk anda yang memiliki ikan arwana dirumah dan ingin memelihara dengan benar. Berikut adalah Tips Merawat Ikan Arwana Di Akuarium yang tentu bisa anda pahami jika memang anda belum terlalu mahir merawat ikan arwana.

4. Coelacanth


Coelacanth yang artinya duri yang berongga dari perkataan bahasa Yunani Coelia atau berongga dan acanthos atau duri yang merujuk pada duri siripnya yang berongga. 

Coelacanth merupakan Ikan yang terdiri dari sebuah cabang evolusi tertua yang masih hidup dari ikan berahang. Coelacanth termasuk 10 Jenis Jenis Ikan yang ada sejak zaman prasejarah dan di perkirakan sudah punah sejak akhir masa Cretaceous pada 65 juta tahun yang lalu.

Spesies ikan Coelacanth bahkan pernah di temukan di Indonesia pada tahun 1999. Ikan jenis ini dapat tumbuh hingga 2 meter dan ikan jenis ini biasanya hidup di wilayah perairan yang gelap dan memangsa ikan ikan kecil di dasar laut.

5. Frilled Shark


Hiu berjumbai atau frilled shark dalam bahasa inggris merupakan salah satu dari dua spesies ikan hiu yang masih ada dikeluarga Chlamydoselachidae merupakan ikan yang hidup di kedalaman 1,570 meter. Sedangkan diteluk surugaya Jepang, ikan hiu ini paling umum ditemukan pada kedalaman 50 sampai 200 meter.

Ikan Predator yang satu ini bisa memiliki panjang ukuran tubuh mencapai 2 meteran. Dan makanan ikan ini adalah ikan ikan kecil seperti kepiting, cumi cumi, dan ikan yang lebih kecil lainnya. Jika anda ingin belajar budidaya ikan kerapu. Anda bisa baca artikel kami di Budidaya Ikan Kerapu Di Tambak Yang Sangat Menguntungkan.

6. Hagfish


Hagfish merupakan 10 Jenis Jenis Ikan Yang Ada Sejak Zaman dan termasuk dalam kelas Myxini dikenal sebagai Hyperotreti merupakan ikan laut yang berbentuk mirip dengan belut yang bisa menghasilkan lendir dan terkadang disebut belut lendir. Belut ini adalah satu satunya hewan yang diketahui memiliki tengkorak tetapi tidak memiliki tulang belakang. Meskipun Hagfish memiliki vertebrata yang sempurnya, seiring dengan lamprey Hagfish tidak memiliki rahang.

Klasifikasi Hagfish telah menjadi kontroversial, masalahnya adalah apakah ikan Hagfish adalah jenis vertebrata atau ikan yang mengalami degenerasi yang melalui evolusi kolom vertebrata. Hagfish hidup tetap mirip dengan Hagfish dari sekitar 300 juta tahun yang lalu.

7. LancetFish


Ikan LancetFish adalah ikan predator lautan besar dalam genus Alepisaurus (Kadal Tanpa Sisir). Ikan Lancet umumnya bisa tumbuh hingga 2 meter, ikan ini sangat sedikit sekali diketahui tentang biologinya. Meskipun ikan tersebut tersebar disemua samudera, kecuali lautan kutub. Spesimen telah merekam sejauh utara Greenland dan ikan tersebut sering di tangkap

Ikan ini umumnya memakan ikan ikan kecil seperti cumi cumi, ikan teri ataupun sesama jenisnya juga bahkan dimakan olehnya. Dilihat dari bentuk tubuhnya yang mirip dengan dinosaurus ini memang sangat cocok di juluki hewan prasejarah.

8. Polypterus Senegalus


Polypterus Senegalus juga dikenal sebagai bichir abu abu dan bichir cuvier terkadang disebut dinosaurus belut. Jika dilihat sekilas ikan ini memang sangat mirip dengan ikan gabus, ikan ini mampu hidup diluar air dengan jarak waktu yang sangat lama asalkan tubuhnya dalam keadaan basah.

Dan ikan ini juga termasuk dalam jenis ikan hias yang memang saat ini sangat banyak di pelihara oleh para pecinta ikan hias diseluruh dunia. Banyak dipelihara karena memang ikan ini memiliki keunikan yang ada pada tubuhnya. Nah, jika anda adalah pecinta ikan hias dan ingin merawat ikan louhan sebagai ikan kontes. Anda bisa baca panduannya di artikel kami yang sebelumnya yaitu di Tips Merawat Ikan Louhan Agar Menang Kontes.

9. Sawfish


Ikan yang satu ini juga termasuk dalam 10 Jenis Jenis Ikan Yang sudah ada sejak zaman prasejarah. Ikan ini memang sangat mirip dengan ikan pari, tetapi ikan ini termasuk jenis hiu yang memiliki moncong bergerigi. Habitat ikan ini di air asin, sungai ataupun anak sungai, saat ini populasi ikan ini hampir punah.

Sawfish juga dikenal sebagai hiu tukang kayu yang termasuk dalam keluarga sinar ditandai dengan panjang, sempit, rata mimbar atau ekstensi hidung. Yang dilapisi dengan tajam melintang gigi, diatur dengan cara yang menyerupai gergaji. Ikan ini merupakan salah satu ikan terbesar dengan beberapa spesies mencapai panjang sekitar 7 sampai 7,6 meter.

10. Sturgeon


Sturgeon adalah nama umum dari 26 spesies dalam famili Acipenseridae, termasuk genus Acipenser, Huso, Scaphirhynchus dan Pseudoscaphirhynchus. Sturgeon termasuk dalam famili ikan bertulang tertua yang saat ini masih hidup. 

Mereka adalah hewan asli sungai, danau, dan pantai di subtropis, iklim sedang, dan subarktik sepanjang eursia dan amerikan utara. Mereka memiliki tubuh yang sangat panjang dan beberpa spesies dapat tumbuh hingga 5,5 m.

***

Setelah membaca artikel ini, saya rasa anda sudah tahu banyak jenis ikan purba zaman prasejarah. Sebenarnya masih banyak ian purba zaman prasejarah yang masih eksis sampai hari ini namun nanti saya akan bahas di lain waktu. 

Untuk anda yang ingin melakukan budidaya ataupun ternak dirumah tetapi ingin mengetahui bagaimana langkah langkah ataupun cara melakukan beternak. Anda bisa kunjungi selalu blog analisausaha.id ini. Semoga bermanfaat...