Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Kandang Ternak Jangkrik : 5 Jenis Kandang Jangkrik Dan Cara Membuatnya

Kandang Ternak Jangkrik

Pada artikel sebelumnya telah dibahas beberapa tips memulai usaha ternak jangkrik, dan kali ini, masih membahas seputar kandang ternak jangkrik dan cara membuat kandang jangkrik. Apa saja bahan dan alat dibutuhkan untuk membuat kandang jangkrik? simak ulasan lengkapnya sampai selesai.

Persiapan pertama calon peternak jangkrik adalah dengan membangun kandang jangkrik. Kandang jangkrik harus dibangun sesuai dengan kebutuhan hidup jangkrik dan berapa jumlah jangkrik yang harus ada untuk dipelihara. Seharusnya tidak sulit untuk memindahkan pengukur sesuai kebutuhan, dan untuk ini seharusnya tidak sulit untuk memasukkan jangkrik.

Oleh karena itu, kandang ternak jangkrik harus dirancang untuk memenuhi kebutuhan jangkrik dan menciptakan rasa aman dan nyaman untuknya. Kandang sebaiknya disimpan di tempat yang tidak terganggu cuaca dan kondisi lingkungan. Selain itu harus diperas agar jangkrik yang ditempatkan di dalamnya tidak keluar dan hewan atau serangga pemakan jangkrik tidak masuk.

Agar jangkrik yang ditempatkan di dalam terasa segar dan nyaman, udara di dalamnya harus terus diubah. Maka dari itu kandang Anda harus dilengkapi dengan lubang ventilasi yang pastinya berguna untuk memenuhi kebutuhan oksigen jangkrik. Bergantung pada penempatannya, ventilasi dapat ditempatkan di depan, samping atau atas.

Namun lubang ventilasi sebaiknya dibuat dari dua sisi, depan dan belakang, atau kiri dan kanan. Jarak antara kisi dan dinding bangunan harus selebar kisi itu sendiri. Kalau bisa kandang bisa dibuat dari kain kasa untuk kelancaran sirkulasi udara sesuai kebutuhan jangkrik. Gejala kekurangan oksigen adalah tindakan lambat, kelincahan dan tidak berbahaya bagi penyakit.

Jenis-Jenis Kandang Ternak Jangkrik Yang Perlu Peternak Ketahui


Ada beberapa jenis kandang yang dibutuhkan untuk ternak jangkrik, kandang jangkrik bertelur, kandang penampungan telur jangkrik. Kandang jangkrik biasanya terbuat dari karton dan kayu lapis. Setiap kandang memiliki fungsi yang berbeda dan ukurannya mungkin berbeda.

1. Kandang Jangkrik Bertelur


Rumah dari bisnis yang mengalami kesulitan keuangan adalah tempat untuk pertandingan dan jangkrik. Kandang jangkrik ini perlu dibiarkan sebagai tempat persembunyian telur dan media daun kering. Jika kandang Anda ukurannya cukup lebar, pastinya jangkrik akan lebih leluasa bergerak. Jika ruang tidak cukup, jangkrik jantan sering mati karena suka melawan jangkrik jantan lainnya.

Tetapi jika ukuran kandang Anda mencukupi maka akan menyebabkan jangkrik jantan yang kalah lari dan bersembunyi. Ukuran ideal jangkrik induk 1-2-20-2 adalah panjang 100 cm, lebar cm0 cm dan tinggi cm0 cm, serta kedua lubang ventilasi depan dan belakang adalah 10 x cm0 cm.

2. Kandang Penampungan Telur Jangkrik


Kandang ini adalah tempat di mana keramba yang bekerja secara ekonomi sulit digunakan untuk bertelur dan menelurkan jangkrik yang berhasil menetas. Tempat penetasan harus bebas dari semut atau serangga lain yang memakan telur jangkrik.

Jika ada cukup ruang, perbesar area untuk menampung nampan telur jangkrik untuk disatukan untuk menampung telur jangkrik. Kelembaban dan suhu udara harus dijaga agar proses inkubasi jangkrik dapat berjalan dengan lancar. Sekitar 65-80% kelembaban untuk jangkrik. Suhu udara telur jangkrik untuk menetas adalah 26C.

3. Kandang Perawatan Jangkrik


Kandang penangkaran adalah tempat jangkrik muda bekerja dan mengembangbiakkannya hingga siap untuk dijual. Jika jumlah jangkrik muda semakin banyak maka sebaiknya bedakan jangkrik kecil dengan jangkrik besar pada umur tertentu. 

Pada kandang ini ukurannya panjang 80 cm, lebar 50 cm dan tinggi 35 cm, dan kandang ini mampu menampung 1500-2000 jangkrik muda berumur 30 hari. Jangkrik muda di atas umur 30 hari disarankan pindah ke tempat yang lebih luas dan memberikan ventilasi yang baik, seperti kotak kasa yang ada.

4. Kandang Ternak Jangkrik Dari Karton


Bahan kandang jangkrik pertama adalah karton, umumnya bahan yang tidak terpakai sangat mudah didapat. Jika Anda kesulitan menemukan yang bekas, Anda bisa menemukan barang-barang ini dengan harga murah, dengan furnitur dari toko barang bekas atau toko kardus. Walaupun bahan ini sering dipandang sebelah mata, namun daya tahannya relatif baik, namun tidak bisa digunakan secara permanen jika digunakan sebagai kandang serangga seperti jangkrik.

5. Kandang Ternak jangkrik Dari Kayu Lapis


Berikutnya adalah bahan tripleks, yang menjadi alasan ia memilih bahan ini. Namun, tripleksnya sendiri terbuat dari berbagai jenis kayu, semakin baik Anda memilihnya, kandang jangkrik akan semakin awet dan stabil.

Selain memikirkan kandang jangkrik agar nyaman masuk kandang jangkrik, kandang / perawatan jangkrik harus dijaga kebersihannya, kandang jangkrik perlu dibersihkan minimal sekali dalam sehari agar jangkrik selalu bersih dan perkembangannya Baik sekali. Dalam pembibitan kriket, kandang kriket atau cricket box merupakan alat penting untuk memaksimalkan produksi kriket kita.

Ukuran dan kapasitas kotak jangkrik menentukan berapa banyak telur yang kita masukkan ke dalamnya dan kapasitas maksimum yang bisa ditampung jangkrik di dalam kandang jangkrik. Dengan ukuran dan kapasitas yang pas akan diperoleh hasil yang maksimal dari peternak jangkrik, jumlah telur yang maksimal dan box jangkrik tidak boleh disia-siakan. 

Cara Membuat Kandang Ternak Jangkrik


Kandang jangkrik bisa dibuat bertingkat atau berjajar. Hal ini dapat disesuaikan dengan selera. Namun yang terpenting adalah pembuatan kandang tidak membutuhkan biaya yang banyak tapi praktis, aman dan muda.

Berdasarkan pendapat Pratamaadi, bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat kandang ternak jangkrik sebagai berikut;

Bahan 

  • Kayu, misalnya kayu sengon atau kayu pinus ukuran 200 cm x 20 cm, tebal 2 cm.
  • Papan triplek ukuran 244 cm x 122 cm
  • Kayu reng dan kayu usuk
  • Kasa strimin ukuran lebar 90 cm
  • Lak band (roll besar)
  • Paku reng dan paku tripleks
  • Minyak tanah atau olie bekas
  • Mangkuk atau cawan plastik wadah olie bekas

Peralatan 

  • Gergaji untuk memotong kayu atau tripleks sesuai dengan yang diinginkan.
  • Meteran untuk mengukur panjang atau lebar kayu sesuai dengan yang diinginkan sebelum dipotong.
  • Siku untuk membuat garis siku dengan pensil pada kayu atau triplek sesuai dengan yang diinginkan sebelum dipotong atau dilubangi.
  • Palu untuk memukul paku.
  • Gunting untuk memotong lak band atau kasa strimin.
  • Ballpoint atau pensil untuk memberi tanda pada kayu atau tripleks yang akan dipotong atau memberi kode kode tertentu agar tidak keliru. 

Itu saja Jenis kandang ternak jangkrik, setelah membaca ulasan diatas, Anda sudah pasti bisa membuat kandang jangrik dengan mudah dirumah sesuai dengan selera masing-masing. Semoga bermanfaat.... 

Post a comment for "Kandang Ternak Jangkrik : 5 Jenis Kandang Jangkrik Dan Cara Membuatnya"