Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

5+ Peluang Usaha Makanan Dan Contoh Analisa Usahanya

Peluang usaha makanan merupakan salah satu bisnis yang memiliki prospek yang sangat menjanjikan, pasalnya setiap orang pasti butuh makanan. Usaha makanan terdiri dari banyak jenis dan masing-masing memiliki rasa yang berbeda-beda. Beberapa jenis usaha makanan bahkan bisa dimulai meski hanya dengan modal kecil. Namun Anda tak perlu terburu-buru, sebaiknya lakukan analisis terlebih dahulu agar Anda memiliki patokan modal, omset dan estimasi keuntungan yang akan dihasilkan dari jenis usaha makanan yang Anda ingin geluti.

Jika Anda memiliki hobi memasak, memang tak ada salahnya untuk membuka usaha makanan. Usaha makanan memang merupakan usaha yang tidak pernah ada matinya dan memiliki jumlah pelanggan yang begitu banyak. Usaha makanan bisa berkembang dengan cepat jika didukung dengan manajemen yang baik. 

Target pasar dari sebuah bisnis makanan menyasar semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Banyak pebisnis yang lebih memilih untuk membuka usaha makanan mengingat keuntungan yang dihasilkan sangat menggiurkan.

Nah, sebelum membahas satu persatu dari daftar peluang usaha makanan yang ada dalam postingan kali ini, beberapa hal berikut ini yang tentu tidak kalah penting untuk Anda simak dan pahami.


Kisah Sukses Pemilik Usaha Makanan 


Rangga Umara, pria yang berusia 38 tahun yang juga merupakan salah satu pebisnis dalam bidang kuliner yang sukses mengembangkan 27 cabang rumah makan Lele Lela di beberapa kota besar Indonesia, dan kini rumah makan Lele Lela ber-omset 1,8 miliar per-bulan di masing-masing cabang. 

Agus Pramono juga termasuk pemilik usaha yang sukses dalam bisnis kuliner. Ayam Bakar Mas Mono adalah produk usaha Agus Pramono yang kini sudah memiliki 20 cabang yang tersebar dibeberapa kota besar Indonesia dan ber-omzet puluhan juta rupiah perhari. 

Kisah sukses seorang pebisnis tak hanya hanya datang dari Rangga Umara dan Agus Pramono. Selain kedua pria tersebut, tentu masih banyak pengusaha lainnya yang sukses memulai dan mengembangkan sebuah bisnis termasuk usaha makanan.

Kiat Sukses Memulai Usaha Makanan


Kesuksesan yang diraih oleh pemilik usaha makanan tidak terjadi secara instan. Mereka tentu melalui proses serta kendala yang harus dihadapinya. Namun karena keyakinan, kegigihan serta inovasi dan kreatifitas yang mereka miliki yang pada akhirnya berbuah kesuksesan.

Dilansir dari folderbisnis, sejumlah kiat sukses berikut ini mungkin akan membantu Anda dalam membangun usaha makanan dari awal. 

1. Target konsumen


Menentukan target pasar merupakan hal yang dapat menentukan kesuksesan sebuah bisnis termasuk usaha makanan. Penentuan target konsume akan menentukan menu makanan apa yang seharusnya cocok Anda buat, penentuan lokasi dan harga jual makanannya.

2. Riset pasar


Memulai sebuah bisnis termasuk "usaha kuliner" sebaiknya melakukan riset yang cukup. Langkah ini tidak sulit untuk dilakukan dan juga tidak membutuhkan biaya yang besar. Selanjutnya, ketahui tujuan dan contoh riset pasar pada postingan sebelumnya.

3. Memilih lokasi Yang Tepat


Pemilihan lokasi yang tepat sebelum memulai usaha merupakan salah satu faktor penentu kesuksesan. Akses lokasi menuju tempat usaha harus mudah terjangkau oleh konsumen. Begitupula dengan kondisi lokasi, sebaiknya mencari lokasi ditengah pemukiman ramai penduduk atau dekat dengan lokasi sekolah dan perkantoran.

4.Membangun Brand usaha


Pelaku bisnis tak terkecuali pemilik usaha makanan harus tahu cara membangun Brand agar bisa mendapatkan konsumen yang tetap. 

Anda harus meyakinkan setiap konsumen memiliki alasan mengapa mereka harus datang dan kembali ke tempat  usaha Anda untuk menikmati menu makanan yang diinginkan. Hal ini tidak terlepas dari cara Anda melakukan riset, penentuan lokasi, promosi dan sebagainya.

5. Promosi yang tepat

 
Tidak bisa dipungkiri bahwa promosi merupakan kegiatan penting yang wajib dilakukan dalam sebuah bisnis. Dengan promosi yang tepat dan tertarget, usaha Anda akan dikenal banyak orang.

Pemilik usaha makanan pada dasarnya mengandalkan promosi dalam bentuk spanduk, brosur dan mulut ke mulut. Namun, diera digital yang serba canggih ini, promosi usaha makanan atau pemasaran produk secara online menjadi sangat efektif, efisien dan juga tertarget.

6. Persiapkan modal


Hal yang paling utama yang harus dipertimbangkan sebelum membuka usaha makanan adalah modal. 

Memiliki modal yang cukup tidak hanya memperlancar dalam memulai sebuah usaha namun juga sangat dibutuhkan dalam pengembangan usaha.

Hal lain yang menjadi faktor penting dalam kesuksesan usaha makanan termasuk, manajemen keuangan, pengadaan bahan baku, kreativitas, inovasi, sumber daya manusia, legalitas usaha, perencanaan jangka panjang, dan sebagainya.

Setelah menyimak kisah sukses dan kiat suksesnya, saatnya Anda akan mengetahui sejumlah peluang usaha makanan yang disertai dengan analisis usahanya.

Peluang Usaha Makanan Dan Contoh Analisa Usahanya


Bagi Anda yang mencari ide dalam bisnis kuliner yang menguntungkan, berikut kami rekomendasikan 5+ peluang usaha makanan dan analisa usahanya agar Anda bisa mendapatkan gambaran berapa besar modal, omset, dan potensi keuntungan yang akan dihasilkan. 

Peluang usaha yang ada dalam postingan ini bisa juga sebagai ide usaha makanan yang menguntungkan dalam bisnis kuliner. Berikut daftar peluang usaha makanan yang menjanjikan termasuk;
  1. Peluang usaha makanan Gulai Itik
  2. Peluang usaha makanan Otak Otak Ayam
  3. Peluang usaha makanan Gulai Ikan Patin
  4. Peluang usaha makanan Rendang Puyuh
  5. Peluang usaha makanan Kari Daging Sapi
  6. Peluang usaha makana udang crispy

Oke, sekarang saya bahas satu persatu ya sobat!

1. Peluang Usaha Makanan Gulai Itik 

Gulai Itik
image by id.pinterset

Gulai itik merupakan jenis makanan yang berbahan dasar daging itik dan rasanya sangat nikmat dan lezat. Hal ini membuat peluang usaha gulai itik memiliki propek yang sangat cerah serta menjajikan keuntungan yang cukup besar. 

Berdasarkan analisis yang telah kami lakukan, memulai usaha makanan gulai itik ini terbilang mudah. Modal awal yang dibutuhkan pun tidak lebih dari Rp.4 juta rupiah namun keuntungan yang akan dihasilkan menyentuh angka Rp.10 juta rupiah.

Gulai itik bisa dinikmati baik di siang maupun pada malam hari. Rasanya yang enak tentu sangat disukai oleh semua kalangan. 

Pada umumnya, menu makanan gulai itik dijual seharga Rp.15 ribu rupiah per-porsi, dan jika Anda mampu menjual 20 porsi saja dalam sehari, maka omset penjualan yang akan dihasilkan dari usaha gulai itik ini mencapai Rp.9 juta rupiah perbulannya. 

Contoh Analisa Usaha Makanan Gulai Itik


Untuk mendapatkan rinciannya, simak contoh analisa modal, omset, dan estimasi keuntungan dari usaha Gulai Itik berikut ini;
  • Modal usaha Gulai Itik
Modal awal untuk memulai usaha gulai itik sebesar Rp.3,5 juta rupiah yang digunakan untuk membeli alat kebutuhan usaha seperti panci, mesin penggiling daging, kompor dan gas, spatula, wajan, talenan, meja, kursi, dan peralatan tembahan lainnya. 
  • Biaya operasional usaha Gulai Itik
Biaya operasional bulanan yang dibutuhkan untuk usaha gulai itik kisaran Rp.12 juta rupiah untuk kebutuhan pengadaan bahan baku menu makanan seperti daging itik, minyak goreng, bumbu, sewa tempat, biaya listrik dan sebagainya.
  • Omset usaha Gulai Itik
Asumsinya, Anda sebagai pemilik usaha mampu menjual 50 porsi Gulai Itik seharga Rp.15.000,- perporsinya. 

Hitung :
Omse perhari : 20 x Rp.15.000,- = Rp.750.000,- perhari 
Omset perbulan : 30 x Rp.750.000,- = Rp.22.500.000 perbulan

Dari hasil perhitungan diatas maka omset penjualan usaha gulai itik mencapai Rp.9.000.000,- perbulan.
  • Keuntungan usaha Gulai Itik
Setelah mengetahui omset bulanannya, saatnya menghitung keuntungan yang akan diperoleh dari usaha gulai itik ini menggunakan rumus berikut : Omset penjualan - Biaya operasional = Keuntungan

Hitung : Rp.22.500.000 - Rp.12.000.000 = Rp. Rp.10.500.000,-

Berdasarkan perhitungan diatas, usaha Gulai Itik mampu memperoleh keuntungan sebesar Rp.10.500.000,-
  • Balik Modal
Hanya dalam waktu satu bulan (30 hari) saja, Gulai Itik sudah bisa balik modal jika modal awal dan keuntungan yang diperoleh berdasarkan perhitungan diatas.

2. Peluang Usaha Makanan Otak-Otak Ayam

Otak-Otak Ayam
image by duniamasak

Peluang usaha otak-otak ayam juga menjadi salah satu bisnis kuliner yang cerah dan disukai anak-anak hingga orang dewasa. Berkat rasanya yang enak dan menyasar konsumen semua kalangan membuat usaha makanan yang satu ini semakin populer dan mulai banyak dilirik oleh pebisnis. 

Memulai usaha otak-otak ayam juga cukup mudah karena tidak butuh keahlian khusus. saya sendiri sudah coba membuat otak-otak ayam dirumah dan ternyata berhasil. Rasanya-punrasa dan aromanya juga benar-benar menggoda selera.

Modal awal yang dibutuhkan pun juga tak sebesar usaha makanan lainnya. Harganya perporsinya pun cukup murah terjangkau sehingga tidak menguras kantong pelanggan.

Contoh Analisa Usaha Makanan Otak-Otak Ayam


Untuk mengetahui rincian modal, omset serta keuntungan yang dihasilkan dari usaha otak-otak ayam ini, berikut contoh analisanya yang perlu Anda ketahui;
  • Modal 
Modal awal untuk memulai usaha otak-otak ayam kisaran Rp.3,2 juta rupiah. Modal ini digunakan untuk kebutuhan pengadaan alat usaha seperti etalase, pisau, wadah, ulekan, wajan, piring, serbet dan peralatan lainnya. 
  • Biaya operasional
Untuk kebutuhan operasional bulanan, usaha otak-otak ayam membutuhkan biaya kisaran Rp.4,5 juta rupiah. Biaya ini untuk kebutuhan pengadaan bahan baku dan biaya variabel seperti daging ayam, telur ayam, tepung, kecap, garam, minyak goreng, bawang putih dan merah, sewa tempat, bayar listrik, dan sebagainya.
  • Omset penjualan
Asumsinya, Anda sebagai pemilik usaha mampu menjual otak-otak ayam sebanyak 30 porsi dalam sehari dan dijual seharga Rp.10.000,- perporsi.

Hitung:

Omset perhari : 30 x Rp.10.000 = Rp.300.000,-
Omset perbulan : Rp.300.000 x 30 = Rp.9.000.000,-

Dari hasil perhitungan diatas, omset bulanan yang dihasilkan dari usaha otak-otak ayam mencapai Rp.9.000.000,- perbulan. 
  • Keuntungan
Sekarang, mari kita lihat analisis keuntungan yang diperoleh dari usaha otak-otak ayam menggunakan rumus berikut : Omset penjualan perbulan - Biaya operasional perbulan = Keuntungan perbulan

Hitung : Rp.9.000.000 - Rp.4.500.000 =Rp.4.500.000,- 

Dari hasil perhitungan diatas maka usaha otak-otak ayam menghasilkan keuntungan sebesar Rp.4,500,000,- perbulan.
  • Balik modal
Hanya membutuhkan waktu 1 bulan saja, modal awal usaha otak-otak ayam sudah kembali bahkan masih ada sisa keuntungan yang bisa ditabung untuk mengembangkan usaha ini kedepannya.

3.  Peluang Usaha Makanan Gulai Ikan Patin

Gulai Ikan Patin
image by blog.unnes

Ikan patin merupakan jenis ikan yang sering diolah sebagai masakan yang menghasilkan cita rasaistimewa. Tak jarang juga gulai ikan patin dijadikan sebagai menu utama dalam sebuah bisnis makanan.

Sama halnya dengan usaha makanan lainnya. Peluang usaha gulai ikan patin juga sangat menjanjikan, pasalnya menu masakan ini disukai banyak orang karena daging ikan patin memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh seperti menurunkan kadar kolestrol, menjaga kesehatan tulang, mencegah jantung koroner dan masih banyak lagi. 

Memulai usaha gulai ikan patin hanya membutuhkan modal sebesar Rp.4,6 juta rupiah namun omset dan keuntungan yang dihasilkan bisa berlipat ganda. Jadi, tak ada salahnya untuk mencoba bisnis kuliner yang satu ini.

Contoh Analisa Usaha Makanan Gulai Ikan Patin


Simak contoh analisa usaha gulai ikan patin berikut ini untuk mengetahui rincian moda, omset dan keuntungan yang diperoleh sehingga membantu Anda mendapatkan gambaran detail mengenai usaha ini.
  • Modal 
Modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha gulai ikan patin kisaran Rp.4,6 juta rupiah yang nantinya akan digunakan untuk pengadaan alat usaha seperti etalase, kompor dan gas, mesin pemarut kelapa, panci perebus, wajan , serbet, piring, sendok, pisau, talenan, baskom, nampan, timba, meja, kursi, dan alat kebutuhan lainnya.
  • Biaya operasional 
Biaya operasional usaha gulai ikan patin sebesar Rp. 8,2 juta rupiah yang akan digunakan untuk pengadaan bahan baku utama dan biaya variabel lainnya seperti membeli ikan patin, daun salam, serei, garam, gula pasir, santa kelapa, minyak goreng, bawang, kunyit, kemiri, merica, jahe dan biaya penyusutan alat selama pemakaian.
  • Omset
Asumsinya, Anda sebagai pemilik usaha makanan gulai ikan patin mampu menjual 40 porsi dalam sehari dan dijual seharga Rp.10.000,- perporsi.

Hitung: 
Omset perhari : 40 x Rp.10.000,- = Rp.400.000,-
Omset perbulan : Rp.400.000 x 30 = Rp.12.000.000,-

Dari hasil perhitungan diatas, omset bulanan yang dihasilkan dari usaha berjualan gulai ikan patin sebesar Rp.12.000.000,-
  • Keuntungan
Untuk menghitung keuntungan dari usaha makanan gulai ikan patin, bisa menggunakan rumus berikut : Omset perbulan - Biaya operasional bulanan = Keuntungan perbulan 

Hitung : Rp.12.000.000 - Rp.8.200.000 = Rp.3.800.000,-

Jadi, keuntungan yang diperoleh dari usaha berjualan gulai ikan patin menyentuh angka Rp.3.800.000,- perbulan.
  • Balik modal
Karena modal yang butuhkan sebesar Rp.4,600,000 sedangkan keuntungan rata-rata sebesar Rp.3.800.000. Jadi, agar modal awal dari usaha makanan gulai ikan patin bisa kembali membutuhkan waktu 2-3 bulan  lamanya.

4. Peluang Usaha Makanan Rendang Puyuh

Rendang Puyuh
image by blog.kompas

Burung puyuh merupakan hewan unggas yang sering diternakkan dan dagingnya juga bisa diolah dalam berbagai jenis masakan. Selain digoreng, dikukus, dan dibakar, daging puyuh juga bisa dijadikan rendang yang disebut sebagai rendang puyuh. Cita rasa rendang puyuh tak kalah istimewanya dari makanan sejenisnya. 

Peluang usaha rendang daging puyuh cukup cerah dan masih terbuka lebar untuk semua orang. Selain modal awal yang dibutuhkan cukup terjangkau, bahan baku serta alat yang digunakan pun sangat mudah kita temui.

Bisnis kuliner ini juga termasuk dalam kategori usaha modal dibawah 5 juta namun omset dan keuntungan yang dihasilkan sangat menjanjikan.  Hal tersebut membuat banyak pebisnis mulai melirik usaha kuliner yang satu ini.

Target konsumen dari usaha ini menyasar semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja atau orang dewasa. Harganya yang murah meriah yakni Rp.9.000,- saja membuat rendang puyuh menjadi menu makanan yang laris manis.

Contoh Analisa Usaha Makanan Rendang Puyuh

Simak contoh analisa modal, omset dan keuntungan usaha makana rendang puyuh yang perlu Anda ketahui;
  • Modal
Modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha makanan ini kisaran Rp.4,3 juta rupiah untuk keperluan pembelian perlengkapan usaha seperti etalase, kompor dan gas, wajan penghalus bumbu, talenan, pisau, meja, kursi dan peralatan lainnya.
  • Biaya operasional
Untuk biaya operasional bulanan untuk usaha rendang pyuh kisaran Rp.8.700.000,- yang digunakan untuk pengadaan bahan baku utama seperti daging puyuh, bumbu rendang, santan, kemasan, biaya listrik, sewa tempat, biaya penyusutan alat, dan biaya tambahan lainnya.
  • Omset 
Asumsinya, saya seorang pemilik usaha makanan yang mampu menjual rendang puyuh sebanyak 50 porsi perhari dan dijual seharga Rp.9.000 per porsi.maka, omset harian sebesar Rp.450.000 sedangkan omset perbulannya sebesar Rp.13.500.000,- 

Hitung

Omset perhari : 50 x Rp.9.000.000 = Rp.450.000,-
Omset perbulan : Rp.450.000 x 30  = Rp.13.500.000,-

Dari hasil perhitungan diatas maka, omset yang akan dihasilkan dari usaha berjualan rendang daging puyuh menyentuh angka Rp.13,5 juta rupiah.
  • Keuntungan
Sama halnya dengan bisnis makanan lainnya. Untuk mengetahui keuntungan yang diperoleh dari usaha rendang puyuh maka bisa menggunakan rumus berikut : Omset Perbulan - Biaya Operasional = Keuntungan

Hitung : Rp. 13.500.000 - Rp.8.700.000 = Rp. 4.800.000,-

Dari hasil perhitungan diatas maka, estimasi keuntungan yang akan diperoleh dari usaha berjualan rendang puyuh mencapai Rp.4.8 juta perbulannya.
  • Balik Modal
Karena modal yang dibutuhkan dalam usaha makanan rendang puyuh ini sebear Rp.4,300,000 sedangkan keuntungan yang diperoleh rata-rata Rp.4.800.000,- maka hanya membutuhkan waktu satu bulan saja pemilik usaha akan kembali modal. 

5. Peluang Usaha Makanan Kari Daging Sapi 

Kari Daging Sapi
image by tandaseru

Peluang usaha makanan dengan menu kari daging sapi cukup menjanjikan, kesempatan untuk sukses pun masih sangat terbuka lebar. Mengingat kari daging sapi memiliki rasa yang super nikmat sehingga banyak orang yang suka akan kuliner khas asli Indonesia ini.

Dagi sapi tentu menjadi bahan dasar untuk membuat kari daging sapi. Selain itu juga dibutuhkan bahan lain misalnya bawang putih, cabai, bawang merah, kari bubuk, santan, gula pasir dan sebagainya

Menu makanan kari daging sapi banyak diburu oleh masyarakat, pasalnya daging sapi mengandung gizi yang tinggi dan tentu baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu,menu makanan kari daging sapi ini semakin lezat rasanya jika disantap berbarengan dengan Nasi. Kelezatan rasa yang dimiliki makanan yang satu ini membuat hampir semua kalangan menyukainya.

Jika Anda punya kreativitas dalam mengolah makanan menjadi lezat, sangat cocok untuk membuka usaha makanan dengan menu utama kari daging sapi. Anda bisa memulai usaha ini dengan modal yang cukup terjangkau namun omset dan keuntungan yang dihasilkan tidak kalah dari usaha kuliner lainnya.

Contoh Analisa  Usaha Makanan Kari Daging Sapi

Untuk memulai usaha ini, sebaiknya Anda menyimak contoh analisis modal, omset dan keuntungan yang akan dihasilkan dari usaha makanan kari daging sapi ini;
  • Modal
Modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini sebesar Rp.4,7 juta rupiah saja dan akan digunakan untuk keperluan pembelian alat kebutuhan usaha seperti etalase, kompor dan gas, wajan, penghalus bumbu, pisau , meja, panci, meja, kursi, dan alat kebutuhan usaha lainnya.
  • Biaya Operasional
Jumlah biaya operasinal yang dibutuhkan dalam memulai usaha ini kisaran Rp.9,6 juta rupiah. Anggaran ini digunakan untuk keperluan pengadaan bahan baku dan biaya penyusutan peralatan usaha. 

Bahan baku yang dibutuhkan dalam usaha makanan kari daging sapi seperti daging sapi, minyak goreng, bumbu kari, santan, biaya tagihan listrik, gas elpiji, dan biaya lainnya.
  • Omset
Dalam analisis ini diasumikan bahwa anda sebagai pemilik usaha mampu menjual kari daging sapi sebanyak 30 porsi perhari dengan harga Rp.150.000 perporsi.

Hitung

Omset perhari : 50 x Rp.15.000 = Rp.750.000,-
Omset perbulan : Rp.750.000 x 30 =  Rp.22.500.000,-

Dari hasil perhitungan diatas maka, usaha makanan dengan menu kari dagin sapi berpeluang menhasilkan omset sebesar Rp. 22.500.00,- perbulannya.
  • Keuntungan 
Untuk mengetahui keuntungan dari usaha ini maka bisa menggunakan rumus berikut : Omset Penjualan - Biaya Operasional = Keuntungan

Hitung : Rp.22.500.000 - Rp.9.600.000 = Rp.12.900.000,-

Dari hasil perhitungan diatas maka usaha dari berjualan makanan kari daging sapi akan memperoleh keuntungan sebesar Rp.12,9 juta rupiah perbulannya.
  • Balik Modal
Hanya membutuhkan waktu satu bulan saja, modal usaha berjualan kari daging sapi sudah kembali bahkan masih memiliki selisih keuntungan yang baik untuk mengembangkan usaha ini.

6. Peluang usaha Udang Crispy  [Update 20/11/2020]

Peluang usaha udang crispy
image by fimela

Sama seperti bisnis makanan lainnya, usaha berjualan udang crispy juga memliki peluang yang sangat cemerlang. Rasanya yang enak membuat semua orang suka dengan udang crispy. 

Pada umumnya, udang crispy dijadikan sebagai lauk dan disantap bersamaan dengan nasi. Rasanya terasa tambah enak bila diabrengi dengan saus sambel.

Saat ini Anda dapat dengan mudah menemukan menu makanan dari udang crispy di kedai makanan, warung, rumah makan maupun restoran.

Usaha udang crispy memang memiliki prospek yang cukup baik dan cocok untuk Anda yang memang memiliki hobi memasak. 

Analisa Usaha Udang Crispy

Namun sebelum itu, sebaiknya Anda menyimak analisa usaha udang cripsy yang ada dibawaqh ini untuk mengetahui berapa modal, omset dan keuntungan yang akan diperoleh.
  • Modal
Pada umumnya, modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha berjualan udang crispy kisaran Rp.3,3 juta rupiah untuk kebutuhan pembelian perlengkapan usaha.
  • Biaya operasional
Dalam usaha udang crispy, biaya operasional bulanan yang dibutuhkan kisaran Rp.4,3 juta. Dana ini digunakan untuk kebutuhan pembelian bahan baku utama, sewa tempat, biiaya listrik, dan biaya penyusutan alat selama pemakaian.
  • Omset Penjualan
Asumsi, pemilik usaha udang crispy mampu menjual sebanyak 30 porsi udang crispy dengan harga Rp.10.000 ribu rupiah/perporsi.

Hitung (omset harian) : 30 x 10.000 = 300.000,-
Hitung (omset bulanan) : 300.000 x 30 = 9.000.000,-

Jadi, omset penjualan bulanan dari usaha udang crispy sebesar Rp.9.000.000,- juta perbulan.
  • Keuntungan
Rumus : Omset penjualan - Biaya operasional = Keuntungan

Hitung : Rp.9.000.000 - Rp.4.300.000 = Rp. 4.700.000,-

Jadi, keuntungan yang akan diperoleh dari usaha udang crispy sebesar Rp.4.700.000,- perbulan.

Kesimpulan


Demikianlah ulasan soal 5 peluang usaha makanan dan analisa usahanya. Semua pemilik usaha makanan memliki kesempatan yang sama untuk bisa sukses. Yang terpenting adalah bagaimana cara anda mengelola usaha tersebut baik dari segi promosi, inovasi, kreatifitas dan pelayanan terhadap pelanggan setia Anda. 

Insya Allah, peluang usaha makanan dalam psotingan ini akan kami update secara berkala sehingga Anda memiliki banyak referensi dan ide usaha dalam bidang kuliner dan juga bisa membantu Anda dalam mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam memulai sebuah usaha. Terima kasih....  

Post a comment for " 5+ Peluang Usaha Makanan Dan Contoh Analisa Usahanya"