Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Analisa Bisnis Agen Tour And Travel Dan Tips Suksesnya

Analisa bisnis agen tour & travel - bidang usaha jasa perjalanan (travel) merupakan salah satu peluang bisnis yang menggiurkan. Kalau melihat dari sisi analisa modal dan keuntungan bisnis travel ini, tampaknya cukup menjanjikan untuk bekal masa depan. Terlebih ditunjang sektor pariwisata, potensi wisatawan yang memakai jasa travel pasti lebih banyak.

Bisnis travel tergolong mudah dijalankan. Pasalnya, bidang usaha ini memiliki pangsa pasar luas. Banyak pemilik hotel, restoran, atau transportasi umum yang mau bekerja sama dengan agen perjalanan.

Bisnis jasa perjalanan meliputi banyak jenis, seperti penjualan tiket, pemandu wisata, paket wisata, rental mobil, dan pemesanan hotel. Anda bisa memilih salah satu dari kelima jenis tersebut, misalnya ingin membuka jasa penjualan tiket. Cobalah membuat kerja sama dengan beberapa penyedia jasa transportasi umum, seperti PT KAI dan maskapai Garuda.

Berbicara tentang keuntungan, mungkin yang tebersit adalah uang. Tapi, tidak semua keuntungan itu berupa uang, salah satunya, bisnis jasa perjalanan. Kalau menjalankan usaha ini dengan baik, Anda akan mendapatkan mitra usaha dengan mudah. Selain itu, biro perjalanan merupakan bisnis yang melatih karyawannya untuk menjadi mandiri.


Analisis Bisnis Agen Tour & Travel


Agen Tour And Travel

Kebanyakan bisnis tidak berjalan dengan langgeng. Ada yang istirahat di tengah perjalanan, beberapa malah berhenti sama sekali. Lain halnya dengan usaha travel yang notabene bertahan hingga bertahun tahun. Sektor ini akan tetap langgeng meskipun zaman telah berubah dan tahun kian bertambah.

Bisnis agen tour and travel tidak bisa dimulai tanpa persiapan yang matang. Anda harus melakukan analisis terlebih dahulu untuk mengetahui modal dan keuntungan yang akan di hasilkan. 

Simak ulasan lengkapnya berikut ini terkait soal cara analisis modal dan keuntungan bisnis agen tour and travel.

Modal Bisnis Agen Tour & Travel


Tidak dimungkiri, modal merupakan fondasi suatu usaha. Tanpa modal, bisnis Anda tidak akan berjalan. Modal usaha mencakup modal awal dan biaya operasional. Modal awal hanya dikeluarkan pada saat pertama kali mendirikan usaha. Sementara, biaya operasional dihitung setiap bulan.

Modal awal bisnis jasa perjalanan, yaitu satu set komputer, meja dan kursi kantor, peralatan menulis, dan layanan online. biaya operasional yang harus Anda keluarkan setiap bulan, yakni biaya listrik, air, gaji karyawan, dan masih banyak lagi. Nah, berikut ini diberikan contoh modal untuk membuka usaha travel dengan asumsi kantornya ada di rumah.

Perlu digarisbawahi bahwa contoh di bawah ini adalah modal terendah yang mungkin dikeluarkan dengan fasilitas paling minimum.

Perincian Modal:
  • Satu Set Komputer = Rp2.000.000,00 
  • Alat Tulis : Rp500.000,00 
  • Meja dan Kursi : Rp3000.000,00 
  • Biaya Membuat Website : Rp1.000.000,00 
  • Total Modal = Rp6.500.000,00 

Satu set komputer berupa CPU, monitor layar datar, keyboard, mouse, printer, dan jaringan internet. Biasanya, harga satu set komputer sebesar Rp1.500.000,00. Sementara, untuk koneksi internet, Anda bisa memanfaatkan WiFi. Saat ini, telah beredar WiFi dengan teknologi 4G yang harganya sekitar Rp500.000,00.

Selain membutuhkan alat-alat tersebut, Anda juga memerlukan website untuk mempromosikan jasa perjalanan secara online. Harga pada contoh merupakan website paling sederhana. Jika ingin yang lebih canggih, Anda harus membayar lebih mahal.

Biasanya, sebuah usaha akan lebih cepat berkembang kalau dipromosikan secara online. Pasalnya, orang zaman kekinian cenderung mencari informasi melalui mesin pencari seperti Google di internet.

Jadi, untuk memulai usaha travel, Anda harus menyiapkan dana sekitar Rp7.000.000,00 sampai dengan tidak terbatas. Modal awal memang terlihat besar, tapi keuntungan yang akan didapatkan pun lebih besar.

Potensi Keuntungan Bisnis Agen Tour & Travel [Update]


Analisis keuntungan usaha travel dapat dilakukan dengan menghitung pendapatan harian dikurangi biaya operasional. Berikut contoh rincian biaya operasional yang akan Anda keluarkan setiap bulan.

Perincian Biaya:
  • Gaji Karyawan Rp3.000.000,00 
  • Biaya Listrik dan Air Rp300.000,00 
  • Isi Printer dan Kertas Rp400.000,00 
  • Biaya Telepon Rp400.000,00 
  • Biaya Internet Rp100.000,00 
  • Total Pengeluaran Rp4.200.000,00 

Sekarang, mari hitung asumsi pendapatan setiap bulan dari penjualan tiket saja. Misalnya, Anda mendapatkan komisi 5% dari agen tiket. Harga tiket sesungguhnya Rp200.000,00. Berarti, komisi yang didapatkan dari satu lembar tiket, yaitu 5% dikalikan Rp200.000,00, hasilnya Rp10.000,00. Asumsikan dalam satu hari terjual 20 lembar tiket, berarti pendapatannya sebesar Rp200.000,00 per hari.

Kalau Anda hitung pendapatan selama sebulan, totalnya menjadi Rp6.000.000,00. Pendapatan ini dikurangi biaya operasional sebesar Rp4.200.000,00. Maka, keuntungan bersih dalam sebulan Rp1.800.000,00. Keuntungan tersebut hanya dari penjualan tiket, belum ditambahkan dengan penjualan jasa lainnya di bidang travel.


Tips Memulai Bisnis Agen Tour And Travel 


Memulai bisnis tour and travel merupakan salah satu keputusan yang tepat sebagai sarana untuk mendapatkan penghasilan. Dunia travel yang luas memungkinkan Anda untuk memilih apakah Anda ingin menjalankan bisnis tour and travel secara langsung (dari proses pemesanan tiket hingga pemandu wisata) ataupun hanya bisnis pemesanan tiket saja.

Tidak hanya dua fokus utama tersebut, dunia bisnis travel juga memungkinkan para pebisnis untuk menentukan hal lain. Misalnya seperti apakah Anda akan menyediakan paket perjalanan wisata tanpa batasan ataupun dengan batasan tertentu yang sudah dipilih.

Jenis bisnis travel apapun yang Anda pilih tetap mengharuskan Anda dan pebisnis travel lainnya memiliki strategi bisnis yang baik. Selain itu, bisnis ini juga sangat memungkinkan Anda untuk mendapatkan uang selagi berwisata mengunjungi tempat baru bersama dengan sesama traveller.

Salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh pebisnis travel pemula adalah terlalu banyak mencari informasi dari berbagai sumber yang berbeda. Mereka menghabiskan banyak sekali waktu hanya untuk "belajar" tanpa disertai dengan pergerakan.

Berikut, enam tips memulai bisnis tour and travel yang perlu Anda ketahui jika ingin sukses.

1. Ikuti Pelatihan Dan Bangun Jaringan Kerja Sama


Cukup ikuti satu atau dua pelatihan mengenai bisnis travel, namun lakukan dengan benar-benar serius. Event pelatihan biasanya memperkenalkan Anda ke berbagai jenis penyedia aplikasi pemesanan tiket, reservasi software hingga agen untuk membantu proses legalitas bisnis travel Anda.

Coba berkenalan dengan pihak terkait yang Anda temui dan butuhkan di event pelatihan tersebut. Ada kemungkinan juga hadir pihak-pihak maskapai penerbangan yang menawarkan kerja sama dengan pebisnis travel. Bentuk kerja sama yang disepakati tentu akan memberikan Anda keuntungan besar. Misalnya saja harga khusus untuk tiket moda transportasi, penginapan, hingga ke tiket masuk tempat wisata.

Pelatihan ini wajib Anda ikuti untuk mengetahui dasar-dasar bisnis travel. Anda bisa kesulitan menjalankan jenis bisnis ini tanpa dasar informasi karena banyak sekali hal yang harus Anda kuasai seperti kemampuan pemesanan tiket, bahasa, wawasan mengenai tempat wisata (termasuk kuliner halal misalnya), waktu-waktu krusial (high season dan low season), hotel atau sarana penginapan, sarana transportasi di daerah wisata, mata uang daerah wisata dan masih banyak lagi.

2. Buat Kantor Dan Website Bisnis


Jika Anda belum memiliki dana yang cukup untuk menyewa ruko misalnya, Anda bisa menggunakan satu ruang khusus di rumah untuk dijadikan ruang bekerja. Selain itu, buatlah website untuk bisnis Anda mengingat saat ini semua orang mencari informasi melalui jaringan internet.

Kantor dan website merupakan bukti fisik bisnis Anda. Kehadiran fisik ini akan memberikan kepercayaan kepada masyarakat mengenai bisnis Anda untuk menghindari kemungkinan rasa tidak percaya dari masyarakat. Jangan lupa, Anda memerlukan peralatan seperti laptop/komputer, printer, telepon dan bahkan mesin fax untuk menjalankan keseluruhan proses transaksi dan bisnis.

Dalam perjalanannya, minta agar para pelanggan yang pernah menggunakan jasa travel Anda untuk memberikan review baik di website maupun media sosial. Walaupun terlihat sepele, namun sebenarnya review seperti ini sangat dibutuhkan oleh calon pelanggan lain dalam membuat keputusan. Masyarakat lebih percaya dengan penilaian pelanggan sebelumnya daripada hanya kata-kata promosi tim marketing Anda.

3. Pelajari Kondisi Pasar


Ketika Anda memutuskan untuk menjalankan bisnis travel, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah memberikan layanan berkualitas maksimal kepada pelanggan mengingat bisnis ini bergerak di bidang jasa.

Ini artinya, Anda harus melakukan riset dan mempelajari pasar untuk mengetahui layanan travel apa yang banyak dan sedang dibutuhkan dan juga sesuaikan dengan kemampuan Anda sendiri.

Lihat apakah pasar menginginkan agensi travel yang menyediakan paket wisata yang sederhana atau malah mewah ? Cari tahu negara dan tempat wisata mana saja yang banyak diminati saat itu, termasuk cari tahu juga siapa pesaing terbesar Anda di bidang yang sama.

4. Buat Merek Bisnis Semenarik Mungkin


Setelah mengenal dengan baik pasar dan juga target pelanggan Anda, tugas selanjutnya yang harus dilakukan adalah membangun merek atau brand bisnis travel Anda. Hal ini sangat diperlukan mengingat dunia bisnis travel sangatlah kompeitif.

Memiliki identitas bisnis yang kuat membantu bisnis Anda berkembang pesat. Pikirkan hal apa yang ingin agar pelanggan Anda rasakan ketika mereka membuka website atau memasuki kantor dan menggunakan layanan travel Anda. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan misalnya :

Spesifikasi lebih jauh layanan travel misalnya travel khusus wisata kuliner, wisata bulan madu, wisata keluarga, wisata bersejarah dan sebagainya.

Berikan layanan menarik dengan bekerja sama dengan penduduk lokal suatu daerah tertentu yang memiliki destinasi wisata yang jarang dikunjungi oleh agensi travel lainnya "Mendandani" brand Anda dengan logo, warna, tagline serta brand ambassador (opsional) yang menarik perhatian

5. Buat Promosi


Bisnis travel yang baru saja Anda mulai akan "tenggelam" jika tak segera dipromosikan mengingat banyaknya jumlah kompetitor yang ada.

Ikuti perkembangan zaman yang ada dan gunakan strategi promosi yang modern. Walaupun tidak salah jika Anda ingin mencetak brosur, poster ataupun memasang iklan di media cetak, namun semua hal tadi jauh lebih membutuhkan biaya yang besar daripada promosi secara online.

Memiliki website bisnis adalah sebuah keuntungan besar, mengapa ? Melalui website, Anda bisa beriklan menggunakan Google Ads misalnya. Anda juga bisa membuat konten-konten yang berhubungan dengan travel, sehingga jika ada orang yang mencari informasi mengenai travel maka besar kemungkinan halaman website Anda akan muncul di mesin pencari. Pastikan konten Anda dibuat dengan SEO (Search Engine Optimization) yang baik.

Cara lain yang mudah dan murah untuk promosi adalah melalui media sosial seperti Instagram, Facebook dan juga Twitter. Buat akun khusus bisnis Anda, posting foto dan juga video atau tulisan semenarik mungkin untuk menarik perhatian follower dan pengguna. Jalin komunikasi yang baik dengan follower dan usahakan untuk menjawab semua pertanyaan mereka walaupun Anda sudah mencantumkan kontak informasi. Berikan promo khusus bagi follower Anda seperti diskon atau paket perjalanan super murah.

6. Berikan Layanan Terbaik


Bantu selalu kebutuhan perjalanan pelanggan, mulai dari proses pemesanan tiket, perjalanan, hingga mereka kembali dari liburan. Informasikan mengenai tempat untuk menukar mata uang yang baik, perlengkapan yang wajib dibawa saat berwisata, spot untuk foto yang indah, rekomendasi kuliner setempat, lokasi berbelanja oleh-oleh, cara untuk membeli paket internet sesuai daerah wisata dan sebagainya.

Selain itu, jika Anda mendampingi ketika tur, ajak pelanggan berbincang dengan santai dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan mereka (tidak hanya mengantar dan jemput saja). Semua hal itu merupakan bentuk layanan jasa yang akan disukai oleh pelanggan.

Kemudian, disarankan agar Anda pandai berkomunikasi dengan bahasa lain, atau setidaknya bahasa Inggris. Ingat, pelanggan Anda bisa jadi merupakan warga negara asing. 

Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang cukup atau bahkan mahir (lebih baik) akan sangat memberikan Anda keuntungan. Kemampuan ini juga berguna ketika Anda mendampingi tur ke negara lain yang berbeda bahasa. Lakukan percakapan menggunakan bahasa Inggris (bahasa internasional) jika Anda membutuhkan sebuah informasi dari warga lokal.

Post a comment for "Analisa Bisnis Agen Tour And Travel Dan Tips Suksesnya"