Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Analisa Usaha Bisnis Hijab Berskala Menengah Ke Atas

Update : Analisa usaha jilbab berskala menengah ke atas - Hijab atau jilbab merupakan salah satu jenis pakaian wanita muslim yang lagi trend saat ini. Anda bisa melihat sendiri, begitu banyak model jilbab saat ini membuat wanita sebagai konsumen memiliki banyak pilihan untuk mempercantik penampilan. Dengan demikian, pemilik usaha jilbab tentu mendapatkan lebih banyak keuntungan dari hasil penjualan jilbabnya.

Usaha berjualan jilbab atau hijab memang memiliki peluang yang sangat cemerlang pasalnya, semakin banyak wanita muslim yang gemar menggunakan jilbab, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Jadi tak heran bila banyak pebisnis khususnya wanita yang saat ini sedang melirik usaha berjualan jilbab.

Bila Anda salah satu pebisnis yang juga punya keinginan untuk mencoba usaha berjualan jilbab berskala menengah ke atas, tentu Anda ingin tahu berapa banyak modal yang harus dipersiapkan? berapa keuntungan yang akan dihasilkan? dan bagaimana cara memulai usaha berjualan jilbab atau hijab?.

Oleh sebab itu, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada diatas, kali ini saya akan mengulas secara lengkap soal analisa usaha jilbab beserta rincian modal dan keuntungan yang akan diperoleh dari bisnis jilbab ini.


Analisa Usaha Bisnis Hijab/Jilbab

Analisa Usaha Bisnis Hijab Berskala Menengah Ke Atas

Sebelum memulai usaha jilbab dalam skala menengah ke atas, alangkah bijaksananya bila melakukan analisa terlebih dahulu agar dapat mengetahui estimasi modal, omset penjualan, dan keuntungan dari usaha jilbab yang ada dibawah ini.

Modal Awal 


Untuk usaha jilbab, modal yang dibutuhkan sebesar Rp.22.400,000,- untuk kebutuhan sewa toko dan pembelian etalase, lampu, rak pakaian, lemari pakaian, meja, kursi, dan peralatan pendukung lainnya.

Biaya Produksi


Usaha jilbab membutuhkan biaya produksi sebesar Rp.78.825.000,- untuk keperluan pembelian jilbab berskala besar. Biaya produksi untuk usaha jilbab memang cukup besar namun akan berbanding lurus dengan omset dan keuntugan yang akan didapatkan.

Estimasi Penghasilan


Diasumsikan, penjualan jilbab mencapai 5 item perhari / 150 item selama 30 hari, dan harga jual rata-rata Rp.45.000,- per item.

Nah, untuk menghitung omset penghasilan usaha jilbab per bulan, maka bisa menggunakan rumus berikut : Jumlah item x harga x jumlah hari = omset

Hitung : 150 x 45000 x 30 = 202.500.000,-

Jadi, omset penjualan jilbab perbulan atau selama 30 hari mencapai Rp.202.500.000,-

Keuntungan Bersih


Untuk menghitung keuntungan bersih dari usaha jilbab, bisa menggunakan rumus berikut : Omset penghasilan - Biaya produksi = Keuntungan bersih

Hitung : Rp.202.500.000 - Rp.78.825.000 = Rp.123.675.000,-

Dari hasil perhitungan diatas maka, usaha jilbab mampu menghasilkan keuntungan sebesar Rp.123.675.000,- perbulan atau 30 hari.

Lama Balik Modal


J
ika penjualan jilbab lancar sesuai dengan analisa yang saya lakukan diatas, maka usaha jilbab akan balik modal diawal bulan dan bahkan masih menghasilkan selisih lebih yang cukup besar.

Peluang Usaha Jilbab


Peluang usaha jilbab/hijab hingga saat masih memiliki prospek yang sangat baik, mengingat ummat muslim di Indonesia terus bertambah dan rata-rata sudah menggunakan hijab. 

Untuk meningkatkan omset penjualan, pemilik bisnis hijab dapat berinovasi agar bisa memproduksi aneka ragam model hijab yang saat ini sedang trend atau populer seperti model hijab peniti samping, model hijab tali hijau, dan sebagainya.

Kendala Dalam Berbisnis Hijab/Jilbab


Jika ada peluang tentu ada kendala, ya, itulah bisnis. Jika Anda hendak memulai memulai bisnis hijab, kendala merupakan suatu hal yang perlu juga Anda pikirkan.

Beberapa kendala yang mungkin saja bakal Anda hadapi termasuk
  • Persaingan yang ketat
  • Cukup sulit mendapatkan suplai
  • Model yang terus berkembang dengan cepat
  • Harga dasar yang cukup tinggi
  • Memerlukan kreativitas yang tinggi
  • Harus peka terhadap perkembangan

Cara Memulai Bisnis Berjualan Hijab/Jilbab


Memulai usaha bisnis hijab/jilbab tidak boleh asa-asalan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan secara matang agar bisnis ini dapat berjalan dengan baik untuk menggapai kesuksesan. 

Hal penting yang perlu Anda persiapkan jika ingin menjajal bisnis hijab/jilbab, sebagai berikut; 

1. Persiapkan Modal


Setelah memahami analisa yang ada diatas, tentu kita sudah tahu berapa besar biaya atau modal yang harus dipersiapkan untuk memulai usaha jibab. Setidaknya modal yang dibutuhkan sebesar Rp.22.400,000,-

2. Menyiapkan Lapak / Toko


Sebenarnya, Anda bisa memanfaat garasi rumah yang kosong untuk memulai usaha berjualan jilbab, namun cara ini dianggap kurang efektif. Jadi, Sebaiknya Anda membuka lapak pakaian ditempat yang ramai pengunjung.

Sebagai alternatif terbaik, Anda juga bisa menyewa toko khusus untuk berjualan pakaian dan hijab.

3. Menentukan Lokasi Usaha


Jika Anda sanggup menyewa toko, Sebaiknya Anda mencari toko yang lokasinya berada ditempat keramian. Biasanya, letak strategis toko berada dipinggir jalan raya agar dapat mencuri perhatian calon pelanggan / konsumen.

4. Mencari Supplier Jilbab


Jika Anda memiliki keahlian design pakaian, cobalah untuk membuat model jilbab yang lagi trend saat ini. Dengan begitu, Anda akan lebih menghemat biaya.

Jika Anda tidak punya keahlian sama sekali, usahakan mencari supplier khusus jilbab sebagai rekan bisnis Anda.

Membeli jilbab langsung ke supplier lebih murah ketimbang Anda membeli di reseller atau dropshipper jilbab.

5. Menentukan Harga


Bila lapak / toko dan stock jilbab sudah tersedia, saatnya untuk menjajakan jilbab ke calon pembeli. Pastikan tidak mematok harga yang terlalu mahal agar jualan jilbab diserbu oleh konsumen.

6. Berikan Pelayanan Terbaik 


Persoalan harga memang menjadi suatu hal yang vital dalam suatu bisnis. Namun yang tidak kalah pentingnya, pemilik usaha jilbab harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan agar mereka merasa nyaman berbelanja.

7. Kembangkan Usaha


Jika merasa usaha berjualan jilbab meberikan keuntungan yang menggiurkan, cobalah untuk mengembangkan usaha ini dengan cara menambah stock varian model jilbab agar pelanggan memiliki banyak pilihan.

Selain itu, jika sudah memiliki banyak modal dari hasil keuntungan penjualan jilbab, cobalah untuk menjual pakaian muslimah lainnya, seperti baju muslim dewasa, baju muslim anak dan sejenisnya.

Bagaimana, apakah Anda Sudah Siap Untuk Membuka Usaha Jilbab?


Setelah menyimak analisa usaha jilbab yang ada diatas, tentu Anda sudah berapa banyak modal yang harus dipersiapkan dan berapa banyak omset dan keuntungan yang akan didapat dari hasil usaha berjualan jilbab. Selamat mencoba ya dan semoga sukses...