Analisa usaha ini bertujuan agar pembaca dapat mengetahui rincian modal, omset, dan keuntungan yang akan diperoleh dari bisnis kue kembang goyang. Kue kembang goyang sering disajikan diruang tamu. Memiliki bentuk mirip bunga dan memiliki rasa yang enak membuat kue kembang goyang ini banyak disukai oleh banyak orang. 

Anda dapat dengan mudah menemukan kue kembang bunga ini yang biasanya dijajakan pada pusat ole-ole maupun di toko dan supermarket. Harganya pun cukup terjangkau untuk semua kalangan. Cara membuat kue kambang goyang ini juga cukup mudah. Jika Anda untuk memilih membuat sendiri, Anda bisa mencari cara dan resepnya di halaman search google ya. Mohon maaf jika saya tidak bisa menyajikan dalam postingan ini.

Karena cara membuatnya cukup mudah dan harga bahannya pun cukup murah serta menguntungkan jika dijadikan sebagai bisnis, tak heran jika banyak orang yang mulai membuka bisnis kue kembang goyang ini.

Peluang Bisnis Kue Kembang Goyang


Berdasarkan yang saya sampaikan diawal postingan, banyaknya peminat olahan kue kembang goyang yang begitu besar dimasyarakat hingga membuka kesempatan bisnis yang patut untuk diperhitungkan. Peluang bisnis kue kembang goyang memang begitu menguntungkan. Dimana omset dan keuntungan yang diperoleh juga tidak sedikit sehingga terbilang begitu menjanjikan.

Analisa Usaha Kue Kembang Goyang


Jika Anda ingin mencoba bisnis ini, simak dulu analisa usaha bisnis kue kembang goyang ini untuk mengetahui rincian modal, omset dan keuntungan perbulan yang akan diperoleh.

Modal


Untuk memulai bisnis kue kembang goyang membutuhkan modal sebesar Rp.3.100.000 untuk keperluan membeli peralatan seperti etalase, pisau, wadah, panci, baskom, mixer, cetakan kue, wajan, peralatan penggorengan, kompor, tabung gas, piring, sendok, garpu, meja, kursi, nampang, serbek, loyang, dan peralatan lainnya. 

Jika Anda sudah memiliki sebagian alat yang telah saya sebutkan diatas, tentu akan sedikit menekan modal yang akan dikeluarkan. 

Biaya Variabel dan Operasional 


Biaya variabel dan operasional bulanan membutuhkan biaya sebesar Rp.6.500.000,- untuk keperluan membeli bahan seperti gula, tepung, telur ayam, minyak goreng, wijen, plastik, biaya sewa tempat, biaya listrik, biaya air, dan biaya penyusutan peralatan bisnis.

Omset Penjualan 


Diasumsikan penjualan kue kembang goyang sebanyak 50 kemasan perhari dan dijual seharga Rp.10.000,- per kemasan. Jadi, omset kue kembang goyang sebesar Rp.500.000 perhari. 

Hiitung : 30 x Rp.500.000 = Rp.15.000.000 perbulan

Dari hasil perhitungan diatas, omset penjualan bulanan yang akan diperoleh dari bisnis kue kembang goyang sebesar 15 juta perbulan.

Keuntungan 


Untuk menghitung keuntungan bulanan dari bisnis kue kembang goyang maka bisa menggunakan rumus berikut = Omset penjualan bulanan - Biaya operasional bulanan = Keuntungan

Hitung : Rp.15.000.000 - Rp.6.500.000 = Rp.8.500.000,-

Dari hasil perhitungan diatas maka, keuntungan bisnis kue kembang goyang yang akan diperoleh mencapai Rp.8.500.000,- perbulan.

Balik Modal 


Dengan modal sebesar Rp.3.100.000 dan keuntungan Rp.8.500.000 maka pada bulan pertama, pemilik bisnis kue kembang goyang sudah kembali modal. Selisih dari keuntungan yang diperoleh bisa digunakan untuk mengembang bisnis hingga sukses.

Pemasaran Kue Kembang Goyang


Untuk memasarkan kue kembang goyang demi keberlangsungan bisnis maka caranya cukup mudah. Anda cukup menawarkan langsung ke konsumen atau menitipkan di toko atau warung. 


Kesimpulan

Setelah Anda menyimak analisa usaha yang telah sajikan diatas tentu kita sudah menyimpulkan bahwa tak ada ruginya untuk mencoba bisnis kue kembang goyang ini. Selain modalnya yang cukup kecil namun berpotensi menghasilkan keuntungan hingga jutaan rupiah perbulan.