Jika sebelumnya saya membahas bisnis bakso goreng, namun kali ini sedikit berbeda dan dari jenis makanan yang sama. Kali ini saya kembali memberikan ulasan soal analisa usaha bakso ayam goreng tujuannya agar Anda mendapatkan rincian modal, omset dan keuntungan dari bisnis bakso ayam goreng ini. 

Anda tentu tahu jika bakso ayam goreng memiliki rasa yang sangat enak dan nikmat sehingga makanan ini sangat disukai oleh banyak  konsumen dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

Bakso memang memiliki banyak varian termasuk bakso ayam gorang dan merupakan kuliner yang memang sangat populer dan bisa Anda temukan di setiap wilayah Indonesia. Saking populernya, bakso juga sangat terkenal di luar negeri lo. 

Peluang Usaha Bisnis Bakso Ayam Goreng


Karena rasanya yang enak dan dan memiliki konsumen dari semua kalangan membuat bisnis bakso ayam goreng ini memiliki peluang yang sangat cemerlang untuk masa yang akan datang. Terbukti, semakin banyaknya pebisnis mulai membuka bisnis bakso ayam goreng. 

Keuntungan Bisnis Bakso Ayam Goreng 


Usaha bakso ayam goreng termasuk salah satu bisnis yang sangat menguntungkan. Dari analisa usaha yang ada dibawah, bisnis bakso ayam goreng mampu menghasilkan keuntungan sebesar Rp.6.500.000,- perbulan. 

Dengan keuntungan sebesar itu, siapapun pasti ingin mencobanya bukan? Namun sebelum itu, sebaiknya simak terlebih dahulu analisa usaha bisnis bakso ayam goreng yang akan saya ulas secara lengkap dalam postingan ini.

Analisa Usaha Bisnis Bakso Ayam Goreng


Sebagai referensi sebelum memulai bisnis bakso ayam goreng ini, Anda boleh menyimak ulasan lengkap soal analisa usaha bisnis bakso ayam goreng dibawah ini untuk mengetahui rincian modal, omset, dan keuntungan yang dihasilkan selama sebulan. 

Modal


Untuk membuka bisnis bakso ayam goreng ini membutuhkan modal sebesar Rp.8.500.000 untuk keperluan membeli peralatan usaha seperti mesin cetak bakso, rombong, wajan, mesin giling daging, piring, dan peralatan lainnya.

Biaya Variabel dan Operasional


Biaya variabel dan biaya operasional membutuhkan biaya sebesar Rp.2.500.000 untuk keperluan membeli bahan baku seperti daging ayam, tepung, minak goreng, saus, dan bahan lainnya serta untuk biaya sewa tempat, listrik.

Omset


Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, asumsi penjualan bakso ayam goreng mencapai 50 porsi perhari dan dijual seharga Rp.6000 perporsi.Dengan begitu maka, omset yang dihasilkan sebesar Rp.300,000,- perhari

Hitung : Rp.300.000 x 30 = Rp.9.000.000 perbulan

Dari hasil perhitungan diatas maka, potensi omset penjualan yang dihasilkan dari bisnis bakso ayam goreng sebesar 9 juta rupiah perbulan.

Keuntungan


Untuk menghitung keuntungan dari bisnis bakso ayam goreng selama 1 bulan maka bisa menggunakan rumus berikut : Omset penjualan - Biaya operasional = Keuntungan

Hitung : Rp.9.000.000 - Rp.2.500.000 = Rp.6.500.000,- 

Dari perhitungan diatas maka, bisnis bakso ayam goreng mampu menghasilkan keuntungan sebesar Rp.6.500.000,- perbulan

Balik Modal


Berdasarkan keutunga yang diperoleh dari bisnis bakso ayam goreng sebesar Rp.6,500,000,- maka dibutuhkan waktu selama 1 bulan saja untuk balik modal.Bahkan masih ada selisih keuntungan yang diperoleh selama usaha ini berjalan dibulan pertama.

Alternatif Bisnis Bakso Ayam Goreng

Selain bisnis bakso ayam goreng, saya bakal rekomendasikan beberapa bisnis makanan lainnya yang berpotensi menghasilkan omset penjualan jutaan rupiah perbulan.


Kesimpulan : Setelah menyimak analisa usaha yang ada diatas, Anda sudah dapat menyimpulkan bahwa tak ada salahnya untuk mencoba bisnis bakso ayam goreng ini karena omset dan keuntungan yang diperoleh sangat menggirukan. Selamat mencoba ...