-->

Analisa Peluang Usaha Jagung Bakar Keliling dan Menetap Aneka Rasa

- August 27, 2020
Analisa Peluang Usaha Jagung Bakar Aneka Rasa

Peluang usaha jagung bakar keliling dan menetap dengan aneka rasa jagung bakar masih sangat cemerlang, menguntungkan dan masih terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin manjalankannya. Bayangkan saja bila penjual jagung bakar mampu menjual sebanyak 30 biji perhari dengan harga 3 ribu rupiah, maka penghasilan per hari mencapai 90 ribu bila dikalikan 30 hari maka usaha jagung bakar akan memperoleh omzet penjualan sebesar 2,7 juta setiap bulannnya. sangat besar bukan? Namun, sebelum memulai usaha jagung bakar penting dilakukan analisa untuk mengetahui berapa modal, penghasilan dan keuntungan yang akan diperoleh dari usaha jagung bakar ini.

Jagung bakar sangat disukai oleh hampir semua kalangan masyarakat. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sebab memiliki cita rasa yang gurih dan enak. Jagung bakar juga dijajakan dengan berbagai macam aneka rasa asin, manis, pedas, dan kombinasi manis pedas sehingga para pelanggan punya banyak pilihan sesuai selera.

Peluang Usaha Jagung Bakar Keliling dan Menetap Aneka Rasa


Hingga saat ini, jagung bakar masih banyak dicari oleh banyak masyarakat untuk dijadikan sebagai cemilan dikala bersantai bersama keluarga. Harganya yang murah meriah membuat jagung bakar laris manis terjual.

Jangan salah, meskipun harganya murah meriah namun usaha jagung ternyata memiliki omzet penghasilan hingga puluhan juta rupiah. Itulah mengapa banyak pebisnis yang mulai melirik usaha jagung bakar keliling dan mentap karena memiliki peluang usaha yang cukup cemerlang dan menguntungkan.

Bukan hanya usaha jagung bakar yang memiliki peluang usaha yang sangat menguntungkan, namun ada banyak usaha lainnya sejenis ini. Baca postingan berikut : peluang usaha gorengan yang menggiurkan.

Analisa Usaha Jagung Bakar Keliling Aneka Rasa


Seperti yang telah sampaikan diawal artikel ini bahwa untuk mengtahui modal, penghasilan dan keuntungan usaha jagung bakar keliling perlu melakukan analisa usaha. Jika Anda penasaran, simak rinciannya berikut ini.

Modal Awal

Untuk memulai usaha jagung bakar keliling akan membutuhkan modal minimal Rp.2,500,000,- untuk keperluan membeli gerobak dan peralatan lainnya serta biaya operasional sebesar Rp.4,243,946,- dengan  rincian sebagai berikut:

Pembelian Alat

Alat yang dibutuhkan untuk usaha jagung bakar keliling termasuk gerobak, wadah, pengaduk, pemanggan, kompor, tabung gas, piring, kursi duduk, nampan,serbek, dan alat lainnya dengan total harga pembelian sebesar Rp.2,500,000,-

Biaya Tetap

Untuk biaya tetap meliputi penyusutan gerobak, wadah, pengaduk, pemanggan, kompor, tabung gas, meja, kursi, piring, nampang dan peralatan lainnya sebesar Rp.748,946,-

Biaya Variabel

Untuk biaya variabel termasuk pembelian jagung, mentega, penyedap rasa, dan bahan lainnya sebesar Rp.3,495,000,-


Estimasi Omzet Penghasilan 

Untuk menghitung penghasilan per bulan dari usaha jagung bakar keliling bisa menggunakan rumus dibawah dengan asumsi harga jagung 3 ribu per biji dan penjulan sebanyak 60 biji per hari atau 1800 biji per bulan.

60 x 3.000 = Rp.180.000,-
Rp.180.000,- x 30 = Rp.5.400.000,-


Estimasi Keuntungan Bersih

Untuk menghitung keuntungan bersih dari usaha jagung bakar keliling, maka rumus yang akan digunakan sebagai berikut;

Omzet Penghasilan - Biaya Operasional = Keuntungan Bersih per Bulan

Rp.5.400.000 - Rp.4,243,946,- = Rp.1.156.054,- per Bulan

Dengan keuntungan bersih usaha jagung bakar keliling sebesar Rp.1.156,054,- setiap bulan maka hanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 bulan saja pemilik usaha sudah balik modal

Baca juga: analisa modal dan keuntungan usaha pedagang kaki lima yang menggiurkan

Analisa Usaha Jagung Bakar Menetap Aneka Rasa


Usaha jagung bakar keliling dan menetap tentu memiliki perbedaan dari segi modal, penghasilan dan keuntungan yang aka diperoleh. Oleh sebab itu, simak ulasan soal analisa usaha jagung bakar menetap berikut ini:

Modal awal

Sebenarnya, modal awal usaha jagung bakar keliling dan mentap tidak jauh beda hanya saja usaha jagung bakar menetap membutuhkan lokasi sewa. Namun analisa modal awal usaha jagung bakar menetap diasumsikan sudah memliki lokasi/tempa usaha yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Jadi, untuk usaha jagung bakar menetap membutuhkan modal sekitar Rp.1,685,500,- untuk keperluan pembelian etalase dan peralatan lainnya beserta biaya operasional per bulan sebesar Rp.3.378.946.- dengan  rincian sebagai berikut:

Pembelian Alat

Alat yang dibutuhkan untuk usaha jagung bakar menetap termasuk etealase, wadah, pengaduk, pemanggan, kompor, tabung gas, piring, kursi, meja, nampan,serbek, dan alat lainnya Rp.1.685.500,-

Biaya Tetap

Biaya tetap per bulan meliputi penyusutan etalase dan alat lainnya sebesar Rp.348.946,-

Biaya Variabel

Biaya variabel termasuk pemeblian jagung, penyedap rasa, air, listrik dan bahan lainnya sebesar Rp.3,030,000,-

Estimasi Omzet Penghasilan

Untuk menghitung penghasilan per bulan dari usaha jagung bakar keliling bisa menggunakan rumus dibawah dengan asumsi harga jagung 3 ribu per biji dan penjulan sebanyak 50 biji per hari atau 900 biji per bulan.

50 x 3.000 = Rp.150.000,-
Rp.150.000,- x 30 = Rp.4.500.000,-

Estimasi Keuntungan Bersih

Untuk menghitung keuntungan bersih dari usaha jagung bakar menetap, maka rumus yang akan digunakan sebagai berikut:

Omzet Penghasilan - Biaya Operasional = Keuntungan Bersih per Bulan

Rp.4.500.000 - Rp.3.378.946,- = Rp.1.121.054,- per Bulan

Dengan keuntungan bersih usaha jagung bakar keliling sebesar Rp.1.121.054,- setiap bulan maka hanya membutuhkan waktu sekitar dua bulan saja pemilik usaha sudah balik modal.

Baca juga: analisa usaha minuma bubble drink dan peluang usahanya pada postingan sebelumnya

Teknik Sukses Pemasaran Jagung Bakar 


Agar usaha jagung bakar bisa sukses, perlu adanya teknik pemasaran yang tepat dan disesuaikan dengan model usahanya. Usaha jagung bakar sendiri memiliki dua sistem penjualan yaitu menetap dan keliling. Agar bisa sukses, silahkan simak ulasan dibawah ini;

Pemasaran Jagung Bakar Menetap 

Jika memilih usaha jagung bakar menetap, usahakan memilih lokasi yang ramai penduduk atau pelanggan. Misalnya di kompleks perumahan atau dekat kantor

Pemasaran Jagung Bakar Keliling

Jika memilih usaha jagung bakar keliling tentu akan sangat mudah menjangkau banyak pelanggan. Karena tempat menjual yang tidak menetap maka usahakan memilih lokasi dan waktu yang tepat untuk menjajakan jagung bakar. Sebagai contoh,  jagung bakar sangat laris manis bila dijajakan disaat malam hari ditempat-tempat keramaian termasuk di alun-alun atau pada saat konser musik dilokasi terbuka.

Kesimpulan


Setelah menyimak ulasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa usaha jagung bakar keliling dan menetap memiliki peluang usaha yang sama cemerlang dan menguntungkan. yang membedakan adalah modal awal, penghasilan dan keuntungan yang diperoleh berdasarkan analisa usahanya. Terima kasih dan selamat mencoba...
 

Start typing and press Enter to search