Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Contoh Analisis Bisnis Salon Kecantikan, Cara Memulai dan Tips Suksesnya

Analisis bisnis salon kecantikan - Salon kecantikan menjadi salah satu jenis usaha yang banyak dilirik. Perkembangan jaman membuat banyak orang semakin ingin terlihat trendi, khususnya wanita. Tak jarang dari mereka yang menghabiskan banyak uang untuk ke salon.

Di salon kecantikan, pelanggan tidak hanya sekedar potong rambut. tetapi juga melakukan banyak hal seperti melakukan perawatan tubuh seperti manicure, padicure, membersihkan dan merias wajah, massage, creambath, dan masih banyak lagi lainnya.

Selain untuk melakukan perawatan tubuh, salon juga akan kebanjiran pelanggan pada saat ada acara khusus, misalnya wisuda, hari kartini, pernikahan. pada saat moment tersebut, biasanya salon akan dikunjungi banyak konsumen yang ingin merias diri. selain itu, para pelanggan akan menyewa kostum untuk acaranya istimewa.

Biasanya baju adat seperti kebaya dan pakaian tradisional lainnya laris pada acara tertentu. Semakin banyak koleksi pakaian tradisional, semakin banyak pula pengunjung yang akan menyewa. Sehingga bisnis salon kecantikan cukup menjanjikan.

Sekarang ini juga banyak salon yang mempunyai konsep muslimah. Salon menjaga dan memastikan keaman dan kenyamanan bagi kaum muslimah untuk melakukan perawatan di salon tersebut. Dari segi bahan yang digunakan juga bisa dipastikan terbuat dari bahan yang memiliki lebel halal. Salon kecantikan ini pun juga bebas dari kaum laki-laki.

Pelayanan terbaik dan mengikuti perkembangan mode tata rias menjadi kunci sukses berkembangnya bisnis salon kecantikan. Mode dan tata rias selalu berkembang setiap tahunnya. pelaku bisnis in harus mampu terus berkembang dan mengikuti perkembangan, jika tidak maka mode dan tata rias di salon Anda akan dianggap kuno.


Memulai Usaha Salon Kecantikan


bisnis salon kecantikan

Sebelum Anda terjun di dunia bisnis salon, ada baiknya untuk mengetahui beberapa tips dibawah ini  agar usaha Anda dapat berjalan sesuai dengan harapan.

1. Konsep salon


Banyaknya konsep salon yang ditawarkan pada masyarakat, membuat Anda sebagai pelaku bisnis jeli menentukan konsep seperti apa yang diinginkan untuk salon kecantikan milik Anda.

Hal ini berkaitan dengan peralatan yang akan Anda beli untuk memulai bisnis ini. Anda juga harus menentukan stAndart pelayanan untuk para karyawan untuk melayani pelanggan. Persiapkan secara terperinci konsep salon Anda agar semakin bagus.

2. Lokasi


Hal kedua yang harus dilakukan adalah mempersiapkan lokasi untuk bisnis Anda. Namun sebelumnya, Anda harus menentukan segmentasi pelanggan. Ini berkaitan dengan konsep salon. Pelanggan dari kelas mana yang Anda bidik. Hal ini juga akan berkaitan dengan harga tarif yang ditentukan untuk sekali pelayanan.

Jika Anda ingin menembak pasar remaja dan pelajar, carilah lokasi di daerah kampus. Tentunya dengan harga layanan yang sesuai dengan kantong mahasiswa. Daerah dekat kampus akan memberikan keuntungan lebih saat ada acara wisuda.

Secara otomatis para wisudawan akan mencari salon yang dekat dengan kampus untuk merias wajah dan menyewa kebaya. Sehingga laba Anda akan berlipat. Namun jika Anda ingin membidik karyawan kelas menengah ke atas, ada baiknya jika salon berada di pusat kota yang dipenuhi komplek perkantoran.

3. Sumber Daya Manusia


Memilih karyawan yang memiliki keahlian dalam perawatan rambut dan badan harus Anda lakukan. Hasil perawatan yang memuaskan membuat pelanggan kembali lagi dan mengajak banyak teman untuk melakukan treatment di usaha milik Anda.

Selain itu, Anda juga wajib memberikan pelatihan kepada karyawan agar mereka semakin kreatif dalam memajukan salon kecantikan. Mengirimkan karyawan untuk mengikuti seminar atau workshop tentang salon kecantikan menjadi salah satu alternatif agar usaha Anda berkembang dan lebih maju.

4. Pemasaran


Salah satu faktor yang membuat usaha macet adalah kurang tepatnya stategi pemasaran. Buatlah pamflet dan brosur yang dibagikan di beberapa tempat sebagai upaya marketing. Bisa juga dengan memanfaatkan teknologi google ads untuk pemasaran online.

5. Modal


Dalam analisa modal dan keuntungan usaha salon kecantikan hal utama untuk melangkah adalah adanya modal. Sebenarnya, semua usaha jenis apapun, modal adalah hal utama. Tidak ada modal, bisnis apapun tidak akan berjalan. Setelah memastikan konsep, lokasi atau tempat, sumber daya manusia, dan strategi pemasaran.

Keempat hal tersebut akan mempengaruhi jumlah modal yang harus dikeluarkan. Modal bisa di dapat dari berbagai tempat. Jika Anda memiliki tabungan yang cukup, itu bisa untuk modal. Namun jika tidak, Anda bisa mengajukan pinjaman ke bank dengan program kredit usaha. Sudah banyak bank yang kini memberikan bantuan modal bagi nasabah yang ingin membuka usaha.


Contoh Analisis Bisnis Salon Kecantikan


Untuk memulai bisnis salon kecantikan wajib untuk melakukan analisis agar bisa diketahui berapa modal, omset dan keuntungan yang akan diperoleh. Simak analisis lengkapnya berikut ini;

Modal Awal Bisnis Salon Kecantikan

Untuk memulai bisnis salon kecantikan membutuhkan modal sekitar 18 juta rupiah untuk keperluan pembelian peralatan dan biaya operasional bulanan.

Rincian peralatan dan harganya
  • Sewa tempat 3 bulan Rp 5.000.000,- 
  • Kursi salon 4 x @Rp 250.000,- Rp 1.000.000,- 
  • Cermin besar 2 x @Rp 250.000,- Rp 800.000,-
  • Kursi salon 2 x @Rp 250.000,- Rp 800.000,- 
  • Kursi tunggu pelanggan Rp 200.000,- 
  • Tempat cuci rambut Rp 800.000,- 
  • Tempat tidur untuk facial Rp 700.000,- 
  • Steamer Badan Rp 800.000,- 
  • Steamer Rambut Rp 700.000,- 
  • Bath up Rp 750.000,- 
  • Handuk Kecil 1 lusin Rp 50.000,- 
  • Sisir dan gunting rambut 1 set Rp 1.000.000,- 
  • Total untuk peralatan Rp 11.100.000,- 
Rincian biaya operasional bulanan
  • Shampo, conditioner, pewarna rambut, masker Rp 2.500.000,- 
  • Kosmetik perawatan wajah dan tubuh Rp 2.000.000,-
  • Gaji 1 karyawan Rp 1.000.000,- 
  • Biaya pemasaran Rp 500.000,- 
  • Listrik dan air Rp 500.000,- 
  • Jumlah biaya operasional Rp 6.500.000,- 

Total keseluruhan modal awal yang harus Anda siapkan adalah Rp 17.600.000,- sudah termasuk harga sewa tempat selama 3 bulan.

Omset & Keuntungan Bisnis Salon Kecantikan


Asumsi kedatangan pelanggan 15 orang dengan harga minimal Rp 30.000,-

15 x Rp 30.000 x 30 hari = Rp 13.500.000,-

Keuntungan dalam satu bulan dikurangi biaya operasional Rp 13.500.000 – Rp 6.500.000,- = Rp 7.000.000,-

Jika setiap bulan Anda menyisihkan dana Rp 3.000.000,- dari total keuntungan bersih, maka dalam jangka waktu kurang dari 4 bulan sudah bisa balik modal. Setelah 4 bulan, maka setiap bulannya Anda bisa mendapatkan laba Rp 7.000.000,-


Tips Sukses Bisnis Salon Kecantikan


Jika kamu memiliki impian untuk membangun bisnis atau usaha salon kecantikan sendiri, maka mungkin ini adalah saat yang tepat. Di era ini, jumlah konsumen dan permintaan untuk perawatan kecantikan selalu bertambah, terlebih lagi karena adanya pengaruh budaya dari luar, baik itu Barat maupun Asia (Korea dan Jepang).

Kaum hawa berlomba-lomba untuk mempercantik tampilan fisik mereka dengan pergi ke salon kecantikan bahkan dokter spesialis. Rambut halus, wajah bersinar, kuku cantik, dan tubuh bak model papan atas adalah cita-cita dari setiap wanita. Bahkan tidak jarang ada orang yang rela mengeluarkan kocek setinggi langit untuk mempercantik dirinya di salon kecantikan. Mereka juga rela untuk menghabiskan waktu seharian di salon demi penampinal yang maksimal.

Untuk membantu Anda bisa sukses membangun bisnis yang membuat orang lain merasa santai dan bahagia tersebut, di bawah ini merupakan ulasan beberapa tips sukses bisnis salon kecantikan yang wajib anda ketahui;

1. Pelajari Dasar Salon Kecantikan


Ketika Anda sudah berkomitmen akan membuka salon kecantikan, ada beberapa hal umum yang dibutuhkan. Rencana bisnis misalnya, termasuk di dalamnya pengetahuan mengenai rencana keuangan, perizinan, perekrutan karyawan, model salon yang diinginkan (spa, salon khusus wanita/campur, salon kuku dan sebagainya), pengetahuan dasar bisnis salon dan lainnya.

Sebagai seorang pemula tentu Anda membutuhkan informasi dari orang yang sudah berpengalaman dalam bidang ini. Coba mampir ke salon langganan dan coba ajak mengobrol pemilik salon tersebut. Gali ilmu sedalam mungkin sebagai bekal Anda. Bahkan terdapat kemungkinan Anda bisa bekerja sama dengan salon itu.

2. Cari Lokasi


Faktor lokasi bisa menjadi penentuan kesuksesan atau mungkin kegagalan bisnis Anda. Beberapa kriteria lokasi salon kecantikan yang baik adalah lokasi dengan lingkungan lalu lintas yang sehat (tidak macet namun juga tidak sepi), mudah ditemukan orang lain dengan kata lain mudah diakses, dan juga berada dekat dengan target pelanggan Anda.

Luangkan waktu Anda untuk keliling mencari lokasi yang cocok, bisa di daerah kompleks perumahan, mall, rukoa ataupun daerah yang ramai didatangi seperti pusat nongkrong anak muda. Jangan mudah tergiur dengan spanduk "SALE" yang menawarkan harga di bawah pasaran. Bisa jadi properti tersebut memiliki banyak kekurangan yang tidak dipaparkan oleh agen properti.

Tinjau dengan baik properti yang Anda ingingkan. Lihat struktur bangunan, listrik, air, tempat parkir, lingkungan sekitar dan sebagainya. Anda juga harus memperhatikan adanya kemungkinan kompetitor Anda di wilayah tersebut yang pasti sudah dikenal oleh penduduk lokal. Pikirkan bagaimana salon kecantikan Anda bisa bersaing dengan mereka.

3. Siapkan Perlengkapan


Tentu ada banyak sekali perlengkapan dan alat yang Anda butuhkan untuk membuka salon kecantikan. Beberapa diantaranya adalah meja, kursi, telepon, komputer, kaca, rak display, pengering, tempat mencuci rambut, serta puluhan alat dan bahan salon lainnya. Bahkan Anda juga harus memikirkan mengenai izin daerah setempat untuk membuka usaha atau bisnis. Tentukan juga bahan-bahan kecantikan merek apa yang akan digunakan seperti shampo, krim spa, vitamin rambut, krim facial, kutex, make up dan lainnya.

Buat dengan lengkap dan detail kebutuhan apa saja yang harus Anda lengkapi. Catat dengan baik dalam rencana keuangan Anda.

4. Desain Salon


Sebelum mulai mengecat dinding dan memilih furnitur, pastikan desain salonmu cocok dengan target pelanggan yang kamu tuju. Mengapa ? Karena kamu ingin agar pelanggan bisa merasa nyaman di salon, sehingga buatlah suasana dan dekorasi seperti harapan pelanggan.

Sebagai contoh, target pelanggan atau klien salon kecantikan bisnismu adalah generasi muda. Coba desain salon dengan gaya yang menyenangkan, warna cat dinding yang berani, serta furnitur yang aneh atau unik. Sementara itu jika target pelanggan adalah kaum menengah ke atas, desain salon kecantikan dengan nuansa elegan dan mewah.

5. Rekrut Pekerja


Saat pertama kali membuka salon kecantikan milik sendiri, mungkin kamu adalah satu-satunya karyawan di sana (merangkap semua bagian), dan hal itu wajar. Namun ketika bisnismu semakin berkembang, kamu membutuhkan bantuan tenaga profesional.

Jangan lupa untuk selalu menguji setiap orang yang melamar ke salonmu. Siapkan model atau patung dan minta mereka untuk mengerjakan salah satu layanan yang diberikan oleh salonmu. Ukur kemampuan mereka dengan tingkat layanan yang biasa kamu berikan ke pelanggan. Jangan sampai membuat pelanggan kecewa karena kualitas salon kecantikanmu menurun hanya karyawan baru tak bisa bekerja sesuai dengan batasan yang telah ditentukan.

Penting untuk merekrut seseorang berdasarkan kemampuan, tetapi jauh lebih penting jika orang tersebut mampu melayani pelanggan secara maksimal karena mencintai pekerjaannya.

Kamu bisa mengajari teknik apa saja kepada karyawanmu untuk misalnya merias wajah atau menggunting rambut. Tapi kamu tidak bisa mengajari atau bahkan memaksa karyawan untuk mencintai dan menghargai pelanggan. Setiap pelanggan juga ingin agar bisa dilayani dengan baik dan menikmati hari mereka di salon.

Berbicara mengenai karyawan, pastikan kamu meluangkan waktu untuk mendengarkan pendapat mereka. Pasalnya kini tidak hanya dirimu sendiri yang menangangi pelanggan secara langsung, melainkan bersama dengan karyawan. Besar kemungkinan pelanggan mengobrol dengan karyawan dan menyampaikan sesuatu, entah hal itu berupa pujian atau masukan dan kritik untuk salonmu.

Atau mungkin juga terjadi permasalahan antar karyawan karena biasanya pelanggan sudah memiliki karyawan favorit masing-masing sehingga menimbulkan kecemburuan sosial. Berikan kesempatan kepada karyawan untuk saling mengevaluasi satu sama lain. Ini merupakan salah satu cara untuk membuat bisnismu semakin berkembang.

6. Ciptakan Suasana Nyaman


Pelanggan sudah harus merasa nyaman dan senang dari sejak mereka memasuki salonmu hingga mereka pulang setelah mendapat perawatan. Sangat penting untuk memiliki salon dengan suasana yang nyaman, wangi atau segar, bersih dan menenangkan.

Pelanggan salon kecantikan sangat menjunjung tinggi aspek kebersihan. Pastikan lantai selalu tersapu bersih. Jaga agar handuk, alat dan mesin pendukung lainnya selalu tercuci bersih dan segar untuk setiap pelanggan baru.

Siapkan sofa yang empuk dan nyaman di ruang tunggu, tawarkan majalah atau buku dan minuman selama mereka menunggu giliran agar tidak bosan. Pastikan kamu selalu membuang sampah dan memasang pewangi untuk menghilangkan bau tidak sedap yang bisa mengganggu pelanggan.

7. Marketing


Karena bisnis yang kamu jalankan adalah salon kecantikan, maka kegiatan marketing atau promosi yang Anda jalankan juga harus dikemas dengan cantik. Gunakan warna-warna cantik dan elegan yang merepresentasikan kecantikan dan juga warna identitas salon kecantikanmu. Selain membuat signage atau papan nama salon di depan gedung salonmu, poster atau flyer, buat dan lakukan pemasaran produk secara online melalui media sosial.

Jelaskan dengan detail identitas salon kecantikan Anda, apa saja layanan yang diberikan, apa spesialisasi salon Anda hingga ke promosi yang ditawarkan. Pada intinya adalah, berikan alasan kuat mengapa masyarakat harus memilih salon kecantikan Anda dibandingkan dengan yang lain.

Bangun brand salon Anda dengan membuat website dan akun media sosial khusus bisnismu. Posting konten promosi dan informasi yang bermanfaat. Tampilkan foto hasil karya salonmu, seperti hasil akhir makeup dan rambut, serta tag langsung ke pelanggan Anda untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Di samping itu, Anda juga bisa melakukan endorsement dengan tokoh publik terutama artis. Bisa Anda lihat, saat ini banyak sekali toko dan produk yang mengandalkan endorsement di media sosial karena dampaknya yang sangat tinggi serta menguntungkan.


Analisa modal dan keuntungan usaha salon kecantikan ini dibuat sebagai bahan pertimbangan bagi Anda yang ingin memulai bisnis dibidang treatmen kecantikan untuk segmentasi menengah ke bawah.

Jika pasar yang dibidik kelas menengah ke atas, maka modal yang harus dikeluarkan lebih besar. Disamping peralatan yang dibutuhkan lebih banyak dan mahal, salon kecantikan dengan segmentasi kelas menengah ke atas menyediakan dokter kesehatan kulit sebagai salah satu fasilitas yang dimanfaatkan pelanggan untuk berkonsultasi mengenai kesehatan kulit dan wajah.

Harga treatmen yang ditawarkan juga jauh lebih mahal karena kecanggihan teknologi yang digunakan tinggi dan sumber daya manusia yang ada memiliki pengetahuan yang lebih dibidang kecantikan wajah dan kulit. Semoga bermanfaat ...

Post a comment for "Contoh Analisis Bisnis Salon Kecantikan, Cara Memulai dan Tips Suksesnya"