Untung 16 Juta Rupiah - Usaha Budidaya Keong menjanjikan di desa (kampung)

- 3/23/2017

Analisausaha.id | “Dasar kau keong racun”, petikan lirik lagu keong racun ini pernah booming ya? Hehe, tapi kali ini bukannya mau bahas tentang lagu keong racun lho, melainkan peluang usaha menjajikan didesa (kampung) yaitu budidaya keong. 

Sate keong memang nikmat ya kalau dibuat lauk soto. Sate keong bisa juga ditemukan di warung-warung angkringan. Pasti rasanya begitu nikmat dan gurih. Tapi jangan hanya berpikir enaknya saja ya sobat! coba berpikir tentang bagaimana cara budidaya keongnya juga. Pasti hasilnya menyenangkan sekali ya? Setiap usaha memang harus diiringi niat yang sungguh. Menganalisa usaha budidaya keong ialah perwujudan dari persiapan seorang pebisnis untuk memulai usahanya. 

Manfaat Keong Untuk Kesehatan


Manfaat keong juga sangat baik lho sobat untuk kesehatan. Ada yang tidak suka susu? Asupan kalsium yang dibutuhkan untuk tubuh Anda bisa diganti lho dengan susu. Ada yang punya saudara atau kenalan gizi buruk? Diajak makan sate keong aja. Ada yang butuh obat alternatif sebagai pengganti penyakit diabetes, kolesterol, penyakit kuning, maag? Cari saja keong. Bagi Anda yang punya banyak jerawat juga bisa diobati dengan lendir keong lho sobat. Bahkan kandungan yang ada di dalam keong pun bisa digunakan untuk mengobati ambien. Banyak sekali ya manfaatnya? Iya, kalau dijabarkan mungkin tidak akan selesai beberapa halaman hehe.

Memulai Usaha Budidaya Keong?


Yakinkah Anda akan serius dengan usaha budidaya keong? Sebab pebisnis bukan hanya modal keinginan tapi juga aksi. Pastikan Anda memiliki passion di bidang yang memang Anda pikir bisa lakukan. Jangan terjebak untuk menghasilkan banyak modal demi mendapatkan hasil panen keong dengan jumlah yang luar biasa banyak. 

Pebisnis pemula harus banyak belajar. Jangan sampai tergoda untuk menghabiskan banyak uang demi mendapatkan sebuah kepuasan. 

Pastikan Anda juga memikirkan target atau keuntungan dari analisa usaha budidaya keong, agar Anda juga bisa mulai berpikir bagaimana mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan malu untuk bertanya kepada yang lebih ahli. Usahakan pemasaran dengan cara yang terbaik.

Biarkan hasil penjualan terus meningkat. Jalin kerjasama kepada semua warung-warung makan, khususnya warung soto dan angkringan sebagai penjual tetap sate keong. Berikan diskon kepada pembeli dengan jumlah banyak, berikan potongan atau bonus kepada siapa pun yang setia berlangganan. 

Perkiraan Modal Usaha Budidaya Keong 


Jangan lupa untuk melakukan analisa modal usaha budidaya keong demi mendapatkan hasil yang maksimal dengan modal yang paling efektif. Modal usaha budidaya keong tersebut ialah sebagai berikut:
  • Biaya pembuatan kolam = Rp 800.000
  • Tenaga kerja penangkap keong 4000 Kg = Rp 2.000.000
  • Biaya operasional sehari-hari (pakan) = Rp 1.200.000
  • Transportasi sehari-hari = Rp 800.000
  • Total modal usaha budidaya keong = Rp 4.800.000

Potensi Keuntungan Usaha Budidaya Keong 


Jika berdasarkan analisa usaha budidaya keong, keuntungan nya bisa mencapai 16 juta rupiah, berikut rinicannya: 
  • Pemeliharaan 2 minggu bobot keong bisa naik 10%, jadi 4400 Kg, jika ada kemungkinan mati, maka 1% berarti tinggal 4350 Kg dengan harga jual Rp 5000 per Kg.
  • Penghasilannya = Rp 21.750.000
  • Keuntungannya = Rp 21.750.000 - Rp 4.800.000 = Rp 16.950.000

Tips Sukses Menjalankan Usaha Budidaya Keong

Untuk mendatapatkan keuntungan yang maksimal dari budidaya keong, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan,.sebagai berikut:

1. Kenali Tujuan Budidaya Keong

Pastikan Anda memahami arah tujuan mengapa membudidayakan keong. Percepat proses pertumbuhannya dengan memberikan perawatan yang terbaik. Pastikan Anda tahan dengan aroma keong yang tidak sedap. Kemudian Anda juga harus menutup bagian atas kolam pada penangkaran keong agar tidak lepas dengan menempelkan terpal.

2. Penuhi Syarat Penangkaran Keong dengan Baik
  • a. Persiapkan Kolam dengan Baik
Buat kolam dengan ukuran yang sesuai, tingginya 1 meter, dengan lebar yang disesuaikan. Kolam sebaiknya digali langsung dari tanah kemudian diberi patok kayu. Berikan penutup terpal agar terhindar dari hama atau pemangsa seperti tikus atau kucing.
  • b. Perhatikan Ketersediaan Air
Perhatikan ketersediaan air dengan memasukkan air setinggi kurang lebih 10 cm. jangan langsung masukkan keong tapi endapkan dulu tanahnya selama 2 hari, agar keong tidak keracunan. Pastikan kebersihan airnya juga. Jangan sampai mengandung zat yang berbahaya. Setelah air sudah pasti bersih, masukkan keong. Biarkan mereka berkembangbiak dengan cara yang lebih pesat. Masukkan pula berbagai macam ranting pohon ke dalam air agar mereka mudah untuk bertelur.
  • c. Pakan Keong Tutut
Berikan pakan bagi keong dengan macam-macam pakan hijauan. Baik itu sayuran seperti sawi, kubis, enceng gondok, dan lain sebagainya. Bisa juga berikan anakan keong dengan alga lumut atau pun makanan organik yang sebelumnya sudah dihaluskan terlebih dahulu. Pastikan air tidak kotor dengan sisa hasil pakan yang sudah ditaburkan.
  • d. Promosi
Lakukan promosi penjualan keong dengan maksimal. Berikan yang terbaik dengan cara menyebar angket, brosur, dan menjalin jejaring. Lakukan metode pemasaran melalui online juga agar hasil budidaya keong Anda terjual laris. Jangan patah arang jika awalnya kurang laku, pastikan Anda melakukan penawaran yang terbaik. Misalnya dengan memberikan potongan kepada setiap pembeli yang membeli dalam jumlah besar. Berikan diskon kepada setiap pelanggan yang setia mengambil hasil budidaya keong Anda.

Dengan modal Rp 4.800.000, perawatan 2 minggu saja sudah bisa mulai dipanen dengan penghasilan Rp 21.750.000, jadi keuntungan budidaya keong mencapai Rp 16.950.000. Fantastis kan !!! Jangan menyerah dengan berbagai kendala yang mungkin akan Anda temui di lapangan.
 

Start typing and press Enter to search