Perkiraan Modal Dan Keuntungan Usaha Ternak Ayam Kampung - Siapa disini para Pembaca yang hobi makan ayam? Pasti hampir sebagian besar masyarakat Indonesia sangat menyukai ayam kampung ya. Bisa dibuat lauk penyet, ayam kampung bakar, bisa juga digoreng madu, dan masih banyak lagi. Ahh, jangan bicara tentang menu ayam kampung saja ya, karena pasti perut jadi keroncongan, dan dompet pun isinya akan segera melayang karena berniat untuk membeli menu ayam kampung ini. Daripada beli di luar mahal, mengapa tak berpikir untuk jadi peternaknya ya? Jadi bisa punya hasil ayam ternak sendiri dengan kualitas yang bisa kita ketahui sendiri, terus diolah minta bantuan istri, ibu, atau kerabat untuk memasak. Bagaimana tertarik untuk menjalankan usaha ternak ayam kampung?

Sebenarnya kita semua sudah tahu kan ya, kalau harga ayam kampung lebih mahal dibandingkan dengan harga ayam potong. Rasanya juga mantap kalau sudah di meja makan, ada ulet-uletnya begitu lah dagingnya. Rasanya membuat orang ketagihan. Pebisnis pemula perlu membuat catatan pribadi tentang perkiraan modal dan keuntungan usaha ternak ayam kampung ya. Baru kalau sudah berkembang bayar karyawan, karena usaha pertama baiknya dipantau dan ditekuni sendiri ya. Kecuali kalau memang kamu berniat usaha ternak ayam kampung ini hanya untuk dijadikan pekerjaan sampingan saja. Kalau hanya dibuat sampingan ya, bisa lah meminta tolong saudara atau kerabat yang bisa dipercaya untuk mengelola peternakan ayam kampung ini.

Hati-hati lho memberikan kewenangan usaha sama orang lain, sebab memang sudah banyak yang terkena tipuan juga. Jangan mau rugi ya sobat!

Perkiraan Modal Usaha Ternak Ayam Kampung


Tujuan perkiraan modal usaha ternak ayam kampung untuk menentukan rincian biaya yang dibutuhkan agar modal yang dikeluarkan dapat kembali dengan baik dan tidak meleset dari perkiraan sebelumnya. Meski rincian modal ini tidak menjadi salah satu kepastian yang mutlak, tapi setidaknya Anda punya gambaran sebelum memulai usaha. Gambaran modal tersebut ialah sebagai berikut:

Modal Tetap Usaha Ternak Ayam Kampung
  • Sewa kandang selama 1 tahun dengan perkiraan sekitar = Rp 2.000.000
  • Alat makan dan minum ayam = Rp 600.00
  • Alat pemanas ayam = Rp 750.00
  • Terpal penutup kandang = Rp 400.000
Total modal tetap usaha ayam kampung = Rp 3.750.000,00

Biaya Operasional Usaha Ternak Ayam Kampung
  • Bibit ayam kampung = Rp 6000 x 500 ekor = Rp 3.000.00
  • Pakan starter = Rp 7000 x 750 Kg = Rp 5.250.00
  • Obat dan vitamin = Rp 100.00
  • Vaksinasi ayam = Rp 250.000
Total biaya operasional usaha ternak ayam kampung = Rp 8.600.000

Biaya Penyusutan Usaha Ternak Ayam Kampung
  • Penyusutan kandang = Rp 166.000
  • Penyusutan alat makan dan minum ayam = 50.000 
  • Penyusutan pemanas ayam = Rp 62.500
  • Penyusutan terpal penutup kandang = Rp 33.000
  • Biaya sambungan listrik = Rp 250.000
  • Karyawan yang membantu Anda di peternakan = Rp 1.000.000
Total biaya penyusutan usaha ternak ayam kampung = Rp 1.561.500,00

Total modal perawatan ayam = Rp 8.600.000 + Rp 1.561.500,00 = Rp 10.161.500,00


Perkiraan Keuntungan Usaha Ternak Ayam Kampung


Perkiraan keuntungan usaha ternak ayam kampung menjadi salah satu pijakan nyata dalam analisa usaha. Lama waktu perawatan ayam dari pembelian bibit hingga masa panen ialah selama 60 hari atau 2 bulan. Perkiraan tersebut ialah sebagai berikut:

Pendapatan hasil jual ayam kampung = Rp 45.000 x 50 ekor ayam = Rp 22.500.000

Keuntungan = Rp 22.500.000 - Rp 10.161.500,00 = 12.338.500 per dua bulan.

Jika modal tetap Anda saja Rp 3.750.000,00 dengan modal operasional dan penyusutan ialah Rp 10.161.500,00. Berarti Anda sudah bisa mendapatkan uang kembali modal semuanya setelah masa panen yang pertama. Selain Anda sudah untung dari biaya operasional dan biaya penyusutan, bahkan Anda juga sudah mendapatkan kembali modal dari modal tetap untuk persewaan kandang, terpal, dan pemanas.

Tips Suskses Usaha Ternak Ayam Kampung



1. Kumpulkan Informasi

Kumpulkan berbagai macam sumber informasi cara beternak ayam kampung dari pembelian bibit, perawatan, perkembangbiakkan, dan panen. Anda pun bisa mencari informasi tersebut di berbagai media online, buku, maupun majalah seperti yang Anda lakukan saat ini. Cari lah bibit dari kolega yang dipercaya atau penjual yang dapat dipercaya sehingga mendapatkan bibit yang berkualitas.

2. Beternak Ayam dengan Sebaik-baiknya

a. Kandang

Perhatikan kebersihan kandang. Jangan sampai kotoran terus menumpuk dan bisa menjadi sumber penyakit. Biarkan ada celah yang pasti untuk mendapatkan sinar matahari yang. Berikan yang terbaik bagi sirkulasi udara dalam kandang.

b. Pakan, Obat, Vaksin, dan Vitamin

Rutin memeriksa tempat pakan makan dan minum ayam. Jika habis, segera diisi ulang. Bersihkan peralatan makan dan minum jika sudah kotor sebab jika tidak bisa jadi sumber penyakit juga. Berikan obat dan vaksin agar ayam kampung lebih sehat. Bisa ditambah juga dengan vitamin agar lebih terjaga dari sumber penyakit.

3. FokusMenjalankan Usaha

Fokus lah untuk menentukan arah usaha ternak ayam kampung. Fokus yang dimaksud yaitu memiliki perencanaan yang matang, ulet dan gigih dalam proses, dan mampu mengelola keuntungan. Keuntungan perlu dikelola agar jumlah modalnya terus bertambah dan hasil usahanya dapat berkembang. Gunakan prinsip promosi yang baik. Berikan potongan harga bagi siapa pun yang membeli dalam jumlah besar. Jalin komunikasi pada kedai-kedai atau restaurant penjual ayam. Kalau usaha sudah berkembang bisa juga membayar jasa marketing agar usaha ternak ayam terus berkembang pesat.

Kesimpulan:

Simpulannya jika kita mau analisa sebelumnya, usaha ternak ayam memang mendatangkan begitu banyak keuntungan yang menggiurkan! Bisa balik modal jika tekun merawat ayam kampung sampai masa panen selama 2 bulan. Modal tetap Rp 3.750.000,00 dengan biaya operasional dan penyusutan pemakaian alat sebanyak Rp 10.161.500,00 bisa menghasilkan kurang lebih Rp 22.500.000,00 per periode 2 bulan lho. Jadi keuntungannya Rp 12.338.500,00. Berarti sudah kembali modal bahkan melebihi modal tetap yang digunakan untuk membuat kandang, pakan, dan pemanas kan? Ini jika semua ayam sehat dan terjual lho sobat, kendala di lapangan kita kan tidak tahu ya.

Baca juga tautal link terkait dibawah ini :
  1. Perikraan Modal dan Keuntungan Ternak Ayam Negeri
  2. Perikraan Modal dan Keuntungan Ternak Ayam Petelur

Tapi yang pasti kalau mau cermat dan ulet bisa mendapatkan keuntungan yang besar kok sobat. Sangat menggiurkan kan usaha ternak ayam kampung? Hehe

ADVERTISE

Newest Post