Menjadi seorang yang sukses merupakan impian semua orang. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk bisa menjadi kaya raya, salah satunya adalah dengan menjadi seorang pebisnis.

Tidak mudah untuk bisa memiliki sebuah bisnis yang langsung sukses dan dikenal banyak orang, baik itu bisnis usaha barang dan jasa, jual-beli barang dan sebagainya. Melainkan dibutuhkan niat dan usaha ekstra keras dari nol untuk memulai karir menjadi seorang pebisnis.

Tidak terhitung jumlah jenis bisnis yang bisa Anda lakukan dan semuanya membutuhkan satu hal yang sama, yaitu strategi. Antara bisnis satu dengan yang lainnya membutuhkan strategi yang sama sekali berbeda, semuanya tergantung bisnis apa yang mereka jalankan, siapa targetnya, dimana lokasinya, apa tujuan bisnis tersebut dan masih banyak lagi faktor pembeda.

Salah satu bisnis yang menjamur dan banyak menjadi favorit adalah Bisnis fashion wanita dan pria. Para desainer dan pemilik toko retail berlomba-lomba menjual pakaian andalan mereka baik secara online maupun offline. Harga dan model yang ditawarkan antara baju buata desainer ternama dengan buatan desainer pemula serta toko retail biasa pun saling bersaing ketat.

Sementara itu, Anda yang merupakan seorang pemain baru ingin bergabung di bisnis ini dan ikut merasakan kesuksesan. Lalu, bagaimana caranya bisnis fashion wanita dan pria yang ingin Anda jalankan bisa berjalan lancar dan sukses ?

Strategi Bersaing Dalam Bisnis Fashion Wanita dan Pria

Anda memiliki banyak sekali PR untuk memulai dan menjalankan bisnis fashion wanita dan pria. Di bawah ini adalah ulasan mengenai strategi untuk menjalani dan mengembangkan bisnis fashion wanita dan pria :

1. Tentukan Jenis Fashion

Ada banyak sekali barang yang dapat diperjualbelikan dalam dunia fashion, mulai dari baju, sepatu, dompet, aksesoris hingga topi. Tentukan, barang apa yang ingin Anda jual ? Mengingat umumnya seorang pemula memulai dengan bisnis menjual busana, maka kali ini kita akan lebih condong mengarahkan dunia fashion mengenai busana.

Tentukan, busana apa yang ingin Anda jual ? Untuk wanita atau pria ? Atau bahkan untuk bayi dan anak kecil hingga remaja ? Ada banyak sekali turunan busana yang bisa menjadi pilihan, seperti busana pesta, kerja, santai, casual, olahraga hingga ke busana Muslim. Akan lebih baik jika Anda menetapkan pada satu atau maksimal tiga jenis busana, misalnya menjual atasan, bawahan dan juga terusan. Dengan demikian, fokus perhatian Anda tidak terpecahkan ke banyak jenis barang yang akan diproduksi atau dibeli dan jual kembali.

Menentukan salah satu jenis barang fashion yang akan dijual juga secara langsung membantu Anda menguasai informasi mengenai barang tersebut. Pasalnya, tidak sedikit faktor yang harus diperhatikan mengenai fashion, sebut saja seperti jenis bahan, warna, jahitan, corak, model dan harga yang sesuai dengan pasaran.

2. Desain Sendiri Atau Beli Putus & Konsinyasi ?

Setelah menetapkan barang fashion yang akan dijadikan fokus utama bisnis, kini tentukan apakah Anda ingin memproduksinya sendiri ataupun membeli dan menjual kembali dari suplier dan konveksi.

Jika memproduksi sendiri :
  • Persiapkan rumah produksi
  • Pekerjakan desainer dan tukang jahit jika Anda tidak bisa membuat sendiri
  • Cari suplier bahan yang murah namun berkualitas
  • Cari reseller untuk beli putus atau konsinyasi
  • Lakukan promosi dan pengiriman, dan sebagainya

Jika membeli dan menjual kembali busana yang sudah jadi :
  • Cari suplier atau konveksi yang memproduksi busana dengan harga rendah namun berkualitas
  • Pintar memilih model busana
  • Membuka toko baik online (website) maupun offline atau ikut event seperti pop up market
  • Persiapkan ruang penyimpanan stok
  • Mengerjakan semua proses sendiri atau mempekerjakan karyawan jika memang sudah berkembang, dan sebagainya

Cara apapun yang Anda pilih, pastikan agar Anda menjual busana yang berkualitas tinggi. Jangan sampai Anda hanya fokus pada modal kecil dan harga jual yang rendah namun Anda malah menjual barang yang tak berkualitas. Jika terjadi hal seperti itu maka pelanggan tidak akan kembali membeli dari Anda.

3. Ikuti Tren

Jangan terpaku untuk hanya menjual model busana fashion yang Anda sukai saja, melainkan terus ikuti perkembangan mode dan tren. Rajin baca majalah fashion ataupun membaca berita dan artikel mengenai dunia fashion. Pelajari tren apa yang sedang berjalan dan sesuaikan barang dagangan bisnis Anda sesuai dengan permintaan dan minat pasar.

Tapi ingat, agar berbeda dari pebisnis fashion lainnya, Anda harus memiliki faktor unik yang mencerminkan ciri khas Anda. Entah menggunakan nama unik, ataupun warna khas yang akan selalu menjadi ciri Anda di setiap busana yang dijual. Hal ini juga berlaku ketika Anda membuat logo bisnis yang akan membedakan Anda dengan orang lain.

4. Promosi Lewat Media Sosial

Susun strategi pemasaran Anda. Untuk awal mula Anda bisa mengandalkan kekuatan promosi dengan word of mouth (informasi dari mulut ke mulut). Setelah itu mengingat hampir semua pebisnis mengandalkan media sosial sebagai sarana promosi, maka tidak ada salahnya jika Anda mencoba media ini.

Mulai sebar dan promosikan bisnis fashion Anda melalui akun media sosial pribadi. Kemudian buat akun khusus, lengkap dengan logo bisnis fashion Anda agar bisa mudah dikenali orang lain. Posting foto-foto maupun video produk fashion Anda dengan kualitas gambar yang baik. Sertakan informasi harga, jenis bahan, ukuran dan warna yang tersedia. Jangan lupa untuk memasukkan kontak informasi dan pilihan pengiriman untuk pembeli.

Anda juga bisa memanfaatkan iklan di media sosial (berbayar) untuk promosi. Cara ini mengharuskan Anda membayar sejumlah uang untuk setiap iklan yang Anda pasang, namun hasil yang didapatkan juga berbeda karena akan lebih banyak orang yang mengetahui tentang bisnis Anda.

Cara lain untuk promosi di media sosial adalah dengan endorsement. Cari dan pilih artis yang memiliki banyak follower (biasanya di Instagram). Minta mereka untuk meng-endorse busana yang Anda jual. Cara ini sangat efektif untuk menambah follower dan pelanggan karena umumnya fans dari artis tersebut ingin mengenakan barang atau busana yang sama dengan artis favorit mereka.

Selain itu, coba lakukan event secara berkala misalnya diskon bulanan atau give away. Selain menajdi lebih dekat dengan follower dan pelanggan, cara promosi ini akan menarik perhatian banyak pengguna media sosial lainnya.

5. Layanan Pelanggan

Pastikan semua orang yang membeli busana atau barang fashion Anda puas dengan hasil yang didapat. Bangun customer care yang baik dengan cara aktif berkomunikasi dengan pelanggan. Tanya dan minta pendapat dari mereka termasuk kritikan baik lewat komentar di media sosial dan website, ataupun email berlangganan. Di sini Anda bisa melihat apa saja kekurangan bisnis fashion Anda dan juga cara untuk memperbaikinya agar bisnis Anda semakin maju.

Selalu ingat untuk memberikan layanan yang terbaik, termasuk di dalamnya menjual barang berkualitas, mengemasnya dengan rapih dan nyaman, serta mengirimkannya dengan aman dan tepat waktu. Segera lakukan sesuatu jika ada komplain dari pelanggan. Semua hal itu akan membuat masyarakat mempercayai bisnis Anda dan menciptakan brand awareness.

Terlepas dari lima strategi di atas, salah satu poin terpenting lainnya dalam bisnis ini adalah diperlukannya kerja keras dan niat serta kemampuan pantang menyerah dalam mencapai tujuan bisnis Anda. Jangan pernah berhenti melangkah sampai Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan. Selalu buka mata dan pasang telinga ketika menjalani bisnis, termasuk binis fashion. Pelajari semua hal baru yang ada di dunia bisnis dan fashion dan jalankan semaksimal mungkin dalam bisnis Anda. Ketahui juga strategi bisnis lainnya yaitu Strategi bersaing dalam bisnis travel. Terima kasih ...

ADVERTISE