Bagaimana suara burung? Wah pasti jawabannya beragam ya. Ada yang bilang cuit, cuit, cuit. Ada yang bilang kuk kuruu kuk, kuk kuruu kuk. Memang suara burung berbeda-beda ya, tergantung dengan jenis dan namanya burung apa. Kali ini mau bahas tentang analisa modal dan keuntungan usaha ternak burung hias "lovebird" . Mengapa burung hias? Alasannya harganya bisa dibilang murah atau pun mahal memang relative, tapi peningkatan omsetnya bisa jelas kentara bisa kita dapatkan asalkan Anda memiliki ketekunan.

Nilai plus kalau Anda memilihara burung hias atau burung lovebird ialah karena perawaatannya bisa dibilang sederhana tidak seribet jika Anda memelihara burung lainnya. Modal yang sobat butuhkan juga tidak terlalu besar. Di sisi lain permintaan akan burung hias ini juga terus meningkat tajam, bisa dibilang prospeknya cukup cerah lah ya. Tapi ingat, modal utama bagi seorang pebisnis ialah ketekunan dan mau berusaha. Masak iya kita mau usaha burung tapi kita malah asik bangun siang. Makan dan minum burung dicek 1 minggu sekali, dan lain sebagainya.

Tetap tidak seperti itu, sesederhana apapun merawat burung tentunya harus rutin merawat sesuai dengan ketentuannya. Ada baiknya Anda memperbanyak pengetahuan untuk merawat burung ya, agar burung-burung Anda laku keras di pasaran. Atau mungkin Anda berpikir untuk memperkerjakan karyawan? Wah sebaiknya, untuk memulai usaha, kita harus berusaha dulu ya. Kalau sudah mulai jalan usahanya dengan banyaknya permintaan oke lah Anda memperkerjakan karyawan. Semua ini dilakukan agar usaha Anda stabil dan tidak mengalami pemberhentian di tengah jalan.

Butuh Modal Berapa ya untuk Usaha Burung Hias? 


Banyak orang bertanya, kira-kira untuk mencapai kesuksesan berternak burung butuh modal berapa ya? Kali ini kita mau menghitung keuntungan dari biaya operasionalnya. Jadi Anda memang harus membutuhkan biaya untuk modal tetap membeli indukan dan kandangnya. Mari kita hitung analisa modal dan keuntungan usaha ternak burung hias "lovebird" ya sobat, sebagai berikut:

Biaya Tetap
  • Membeli 2 pasang induk @ 1.500.000 per ekor = 2 X (2 X 1.500.000) = Rp 6.000.000 
  • Membuat kandang yang terbuat dari kandang besi sekitar @700.000 per kandang = Rp 2.100.000
  • Peralatan tambahan untuk membuat kandang nyaman = Rp 500.000 
Biaya Operasional
  • Membeli pakan burung indukan (diperkirakan usaha burung selama 2 bulan) = Rp 100.000
  • Membeli pakan burung anakan (diperkirakan usaha burung selama 2 bulan) = Rp 100.000
  • Sayuran untuk menambah nutrisi burung = Rp 25.000
  • Obat dan vitamin untuk menambah stamina burung = Rp 100.000
  • Biaya tak terduga = Rp 50.000 
Rincian Total Modal Awal
  • Jumlah modal biaya tetap = Rp 8.600.000,00
  • Jumlah biaya operasional = Rp 375.000,00
  • Total modal awal sebesar Rp. 8.975.000.00


Prospek Keuntungan yang Anda Dapat dalam Memulai Usaha Ternak Burung Hias


Banyak pebisnis pemula yang sangat berantusias ketika mencoba usaha. Tapi di tengah jalan banyak yang berhenti karena tidak kuat dengan persaingan yang ada, tidak mampu mengelola keuntungan, dan mengalami kejenuhan untuk terus berusaha. Semua itu bergantung dari dalam diri kita masing-masing. Maka pentingnya memperkirakan analisa modal dan keuntungan usaha ternak burung hias dengan sebaik-baiknya ya di sini. Agar usaha atau bisnis Anda bisa terus bertumbuh dan tidak mengalami minus dan lama-kelamaan malah jadi gulung tikar.

Burung hias atau lovebird diperkirakan dapat menghasilkan 3 anakan setelah dua bulan anakan sudah bisa dijual. Jika modal awal Anda membeli 2 pasang burung indukan berarti kan bisa menghasilkan minimal 6 ekor burung anakan. Apabila Anda rawat sampai 2 bulan dan sudah bisa mencari makan sendiri tentu bisa dijual dengan harga Rp. 600.000,00 per ekor.

Keuntungan yang didapat sebagai berikut:
  • Pendapatan penjualan burung anakan = Rp 600.000 x 6 ekor = Rp 3.600.000,00 
  • Biaya operasional selama perawatan bulan = Rp 375.000,00
  • Keuntungan bersih yang didapat mencapai 90% Rp 3.225.000,00 

Asumsinya ialah bahwa Anda mendapatkan keuntungan bersih dari biaya operasional sebesar 9 kali lipat dari biaya operasional setelah 2 bulan pertama. Berarti Anda sudah bisa balik modal biaya tetap yang digunakan untuk pembuatan kandang dan membeli burung indukan selama 6 bulan setelah Anda memulai usaha. Setelah semua modal kembali, Anda sudah bisa melanjutkan usaha dan menambah jumlah burung indukan.

Tips Merawat Burung Hias


1. Perawatan Kandang

Pastikan kandang kokoh terbuat dari besi, agar burung tidak terbang dan bisa menerobos celah. Pastikan juga kandang selalu dalam keadaan bersih. Pastikan banyak angkringan atau cabang-cabang kayu dan rumah-rumah burung agar burung Anda bisa hidup dengan nyaman. Ada baiknya Anda rutin membersihkan kandang ketika pagi hari agar kotoran tidak menumpuk, membusuk, dan lama-lama justru dapat menimbulkan penyakit baik untuk burung atau untuk Anda dan keluarga. Semprot semua kandang selama 1 minggu sekali agar bersih. Hal ini untuk mencegah kutu dapat hinggap dan berkembang biak pada burung lovebird Anda.

2. Pakan

Pastikan Anda memberi makan burung Anda sesuai dengan kebutuhannya. Tanyakan pada tukang penjual burung yang sudah ahli untuk merawat burung jenis lovebird itu caranya bagaimana, diberi tambahan makan apa, dan lain sebagainya. Setiap hari cek tempat makan burung apakah masih atau tidak. Bersihkan juga tempat makan dan minum burung karena di situ pula letak kebersihan yang bisa terganggu jika tidak diperhatikan. Berikan vitamin dan obat untuk menjamin kesehatan burung

3. Pembiakkan

Berikan jerami kering atau daun-daun kering agar burung dapat mudah membuat sangkar dan akhirnya bisa bertelur dan menetaskan anak burung dengan nyaman.

Tertarik untuk Usaha Ternak Burung Hias? Beginilah Kesimpulan dari Usaha Ternak Burung Hias "LoveBird".


Begitulah yang dinamakan dalam berbisnis. Uang atau modal supaya bisa berputar ya jangan terburu-buru mengambil keuntungannya sebanyak 100 %. Jadi diusahakan modal harus kembali dulu semuanya. Baru Anda bisa menambah modal atau mulai menikmati keuntungan yang ada. Simpulannya jika Anda berniat untuk memulai usaha bisnis burung hias atau lovebird, modal tetapnya sebanyak Rp 8.600.000,00, biaya operasionalnya Rp 375.000,00. Keuntungan yang didapat Rp 3.225.000,00 sebanyak 90% atau 9 kali lipat. Setidaknya Anda bisa mengalami 3 kali atau 6 bulan perawatan dan menjual burung indukan terlebih dahulu hingga semua modal termasuk modal tetap Anda yang sebanyak Rp 8.600.000,00 sudah kembali di tangan.

Dari situlah Anda sudah bisa melanjutkan bisnis dan menikmati keuntungan yang didapat. Memang di sini lah yang dinamakan pentingnya analisa modal dan keuntungan usaha ternak burung hias. Jika waktu Anda masih banyak, saya menyarankan untuk mengetahui pula analisa modal dan keuntungan ternak ular kobra yang juga sangat menguntungkan sobat. Semoga bermanfaat ...

ADVERTISE