Bisnis salon kecantikan menjadi salah satu jenis usaha yang banyak dilirik. Perkembangan jaman membuat banyak orang semakin ingin terlihat trendi, khususnya wanita. Tak jarang dari mereka yang menghabiskan banyak uang untuk ke salon.

Di salon kecantikan, pelanggan tidak hanya sekedar potong rambut. tetapi juga melakukan banyak hal seperti melakukan perawatan tubuh seperti manicure, padicure, membersihkan dan merias wajah, massage, creambath, dan masih banyak lagi lainnya.

Selain untuk melakukan perawatan tubuh, salon juga akan kebanjiran pelanggan pada saat ada acara khusus, misalnya wisuda, hari kartini, pernikahan. pada saat moment tersebut, biasanya salon akan dikunjungi banyak konsumen yang ingin merias diri. selain itu, para pelanggan akan menyewa kostum untuk acaranya istimewa.

Biasanya baju adat seperti kebaya dan pakaian tradisional lainnya laris pada acara tertentu. Semakin banyak koleksi pakaian tradisional, semakin banyak pula pengunjung yang akan menyewa. Sehingga bisnis salon kecantikan cukup menjanjikan.

Sekarang ini juga banyak salon yang mempunyai konsep muslimah. Salon menjaga dan memastikan keaman dan kenyamanan bagi kaum muslimah untuk melakukan perawatan di salon tersebut. Dari segi bahan yang digunakan juga bisa dipastikan terbuat dari bahan yang memiliki lebel halal. Salon kecantikan ini pun juga bebas dari kaum laki-laki.

Pelayanan terbaik dan mengikuti perkembangan mode tata rias menjadi kunci sukses berkembangnya bisnis salon kecantikan. Mode dan tata rias selalu berkembang setiap tahunnya. pelaku bisnis in harus mampu terus berkembang dan mengikuti perkembangan, jika tidak maka mode dan tata rias di salon Anda akan dianggap kuno.

Tips Menjalankan Usaha Salon Kecantikan


Sebelum Anda terjun di dunia bisnis salon, ada baiknya melakukan analisa modal dan keuntungan usaha salon kecantikan. Hal ini dilakukan agar usaha Anda mendapatkan untung dan segera balik modal. Ada beberapa tips yang wajib Anda perhatikan sebagai berikut:

1. Konsep salon

Banyaknya konsep salon yang ditawarkan pada masyarakat, membuat Anda sebagai pelaku bisnis jeli menentukan konsep seperti apa yang diinginkan untuk salon kecantikan milik Anda.

Hal ini berkaitan dengan peralatan yang akan Anda beli untuk memulai bisnis ini. Anda juga harus menentukan stAndart pelayanan untuk para karyawan untuk melayani pelanggan. Persiapkan secara terperinci konsep salon Anda agar semakin bagus.

2. Lokasi

Hal kedua yang harus dilakukan adalah mempersiapkan lokasi untuk bisnis Anda. Namun sebelumnya, Anda harus menentukan segmentasi pelanggan. Ini berkaitan dengan konsep salon. Pelanggan dari kelas mana yang Anda bidik. Hal ini juga akan berkaitan dengan harga tarif yang ditentukan untuk sekali pelayanan.

Jika Anda ingin menembak pasar remaja dan pelajar, carilah lokasi di daerah kampus. Tentunya dengan harga layanan yang sesuai dengan kantong mahasiswa. Daerah dekat kampus akan memberikan keuntungan lebih saat ada acara wisuda.

Secara otomatis para wisudawan akan mencari salon yang dekat dengan kampus untuk merias wajah dan menyewa kebaya. Sehingga laba Anda akan berlipat. Namun jika Anda ingin membidik karyawan kelas menengah ke atas, ada baiknya jika salon berada di pusat kota yang dipenuhi komplek perkantoran.

3. Sumber Daya Manusia

Memilih karyawan yang memiliki keahlian dalam perawatan rambut dan badan harus Anda lakukan. Hasil perawatan yang memuaskan membuat pelanggan kembali lagi dan mengajak banyak teman untuk melakukan treatment di usaha milik Anda.

Selain itu, Anda juga wajib memberikan pelatihan kepada karyawan agar mereka semakin kreatif dalam memajukan salon kecantikan. Mengirimkan karyawan untuk mengikuti seminar atau workshop tentang salon kecantikan menjadi salah satu alternatif agar usaha Anda berkembang dan lebih maju.

4. Pemasaran

Salah satu faktor yang membuat usaha macet adalah kurang tepatnya stategi pemasaran. Buatlah pamflet dan brosur yang dibagikan di beberapa tempat sebagai upaya marketing. Bisa juga dengan memanfaatkan teknologi dengan media sosial. Facebook, twiter, instagram dianggap menjadi cara ampuh mempromosikan usaha.

5. Modal

Dalam analisa modal dan keuntungan usaha salon kecantikan hal utama untuk melangkah adalah adanya modal. Sebenarnya, semua usaha jenis apapun, modal adalah hal utama. Tidak ada modal, bisnis apapun tidak akan berjalan. Setelah memastikan konsep, lokasi atau tempat, sumber daya manusia, dan strategi pemasaran.

Keempat hal tersebut akan mempengaruhi jumlah modal yang harus dikeluarkan. Modal bisa di dapat dari berbagai tempat. Jika Anda memiliki tabungan yang cukup, itu bisa untuk modal. Namun jika tidak, Anda bisa mengajukan pinjaman ke bank dengan program kredit usaha. Sudah banyak bank yang kini memberikan bantuan modal bagi nasabah yang ingin membuka usaha.

Analisa Modal Dan Keuntungan Usaha Salon Kecantikan


Berikut rincian biaya yang harus dikeluarkan untuk memulai usaha salon kecantikan.

Peralatan
  • Sewa tempat 3 bulan Rp 5.000.000,- 
  • Kursi salon 4 x @Rp 250.000,- Rp 1.000.000,- 
  • Cermin besar 2 x @Rp 250.000,- Rp 800.000,-
  • Kursi salon 2 x @Rp 250.000,- Rp 800.000,- 
  • Kursi tunggu pelanggan Rp 200.000,- 
  • Tempat cuci rambut Rp 800.000,- 
  • Tempat tidur untuk facial Rp 700.000,- 
  • Steamer Badan Rp 800.000,- 
  • Steamer Rambut Rp 700.000,- 
  • Bath up Rp 750.000,- 
  • Handuk Kecil 1 lusin Rp 50.000,- 
  • Sisir dan gunting rambut 1 set Rp 1.000.000,- 
  • Total untuk peralatan Rp 11.100.000,- 

Sedangkan untuk biaya operasional 1 bulan adalah sebagi berikut:
  • Shampo, conditioner, pewarna rambut, masker Rp 2.500.000,- 
  • Kosmetik perawatan wajah dan tubuh Rp 2.000.000,-
  • Gaji 1 karyawan Rp 1.000.000,- 
  • Biaya pemasaran Rp 500.000,- 
  • Listrik dan air Rp 500.000,- 
  • Jumlah biaya operasional Rp 6.500.000,- 

Total keseluruhan modal awal yang harus Anda siapkan adalah Rp 17.600.000,- sudah termasuk harga sewa tempat selama 3 bulan.

Keuntungan yang bisa di dapat dalam satu bulan.

Asumsi kedatangan pelanggan 15 orang dengan harga minimal Rp 30.000,-

15 x Rp 30.000 x 30 hari = Rp 13.500.000,-

Keuntungan dalam satu bulan dikurangi biaya operasional Rp 13.500.000 – Rp 6.500.000,- = Rp 7.000.000,-

Jika setiap bulan Anda menyisihkan dana Rp 3.000.000,- dari total keuntungan bersih, maka dalam jangka waktu kurang dari 4 bulan sudah bisa balik modal. Setelah 4 bulan, maka setiap bulannya Anda bisa mendapatkan laba Rp 7.000.000,-
Analisa modal dan keuntungan usaha salon kecantikan ini dibuat sebagai bahan pertimbangan bagi Anda yang ingin memulai bisnis dibidang treatmen kecantikan untuk segmentasi menengah ke bawah.

Jika pasar yang dibidik kelas menengah ke atas, maka modal yang harus dikeluarkan lebih besar. Disamping peralatan yang dibutuhkan lebih banyak dan mahal, salon kecantikan dengan segmentasi kelas menengah ke atas menyediakan dokter kesehatan kulit sebagai salah satu fasilitas yang dimanfaatkan pelanggan untuk berkonsultasi mengenai kesehatan kulit dan wajah.

Harga treatmen yang ditawarkan juga jauh lebih mahal karena kecanggihan teknologi yang digunakan tinggi dan sumber daya manusia yang ada memiliki pengetahuan yang lebih dibidang kecantikan wajah dan kulit. Jika kedepannya Anda menjalankan usaha ini, pastikan juga memahami beberapa strategi bersaing dalam bisnis kecantikan yang telah saya tulis pada artikel sebelumnya. Semoga bermanfaat ...

ADVERTISE