Variasi makanan dari bahan dasar ayam sangat banyak. Salah satunya adalah usaha Ayam crispy. Jenis makanan ini biasanya digunakan sebagai teman makan nasi dan diberi saus merah sebagai pelengkap. Semua orang dari berbagai kalangan suka ayam crispy karena rasanya gurih dan lezat.

Ayam crispy terdiri dari daging ayam dibalut dengan tepung khusus yang memberikan kesan renyah sehingga semakin nikmat disantap. Banyaknya peminat ayam crispy membuat usaha ini cukup dilirik. Jika dulu penjual ayam crispy hanya ada di restoran ternama, sekarang banyak penjual kaki lima yang menjual ayam crispy sebagai menu utama.

Peluang usaha ayam crispy sebenarnya sangat cocok untuk digeluti bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis kuliner. Akan tetapi banyaknya pedagang yang sudah melakoni usaha ini terlebih dahulu menjadi salah satu kendala. Anda harus memiliki rasa khas yang enak agar pembeli mau menjadi pelanggan tetap dan menyukai ayam Anda. Dengan bermodal grobak di pinggir jalan, biasanya penjual ayam crispy menawarkan dagangannya. tentunya dengan harga yang cukup bersaing.

Sebelum memulai bisnis ini, ada baiknya and melakukan Analisa modal dan keuntungan usaha ayam crispy. Dengan adanya analisa yang baik dan terperinci maka usaha Anda akan berjalan dengan baik. Pertimbangan jumlah modal dan segmentasi yang akan Anda bidik, akan sangat membantu dalam berkembangnya usaha Anda.

Modal Awal dan Keuntungan dari Usaha Ayam Crispy


Ada beberapa hal yang harus disiapkan untuk memulai usaha ini, yaitu biaya infestasi peralatan dan biaya operasional. Untuk biaya infestasi hanya 1 kali mengeluarkan modal, sedangkan untuk biaya operasional harus setiap hari dikeluarkan. Rinciannya sebagai berikut:

Peralatan infestasi :
  • Gerobak Rp 1.800.000,- 
  • Tabung gas dan isi Rp 100.000,- 
  • Wajan dan spatula Rp 600.000,- 
  • Total infestasi Rp 2.500.000,- 

Biaya operasional dalam satu bulan
  • ayam 15 ekor x 30 hari x @ Rp 28.000 Rp 12.600.000,- 
  • Tepung terigu 5 kg x 30 hari x @ Rp 10.000,- Rp 50.000,- 
  • Minyak goreng 5 liter x 30 hari x Rp 12.000,- Rp 60.000,- 
  • Bumbu ayam crispy 2 kg x 30 hari x @ Rp 75.000,- Rp 75.000,-
  • Bumbu sambal Rp 1.000.000,- 
  • Beras 5 kg x 30 hari x @ Rp 8.000,- Rp 40.000,- 
  • Kotak nasi 100 x @ Rp 1.000,- Rp 100.000,- 
  • Plastik 1 lusin x (4x beli dalam 1 bulan) x @ Rp 20.000,- Rp 80.000,- 
  • Isi gas 3 x 30 hari x @ Rp 15.000,- Rp 1.350.000,- 
  • Karyawan Rp 600.000,- 
  • Total biaya operasional Rp 14.615.000,- 

Sedangkan rincian keuntungan yang bisa di dapat adalah sebagai berikut :

Setiap 1 ekor ayam dipotong menjadi 9 bagian, maka 15 ekor bisa menjadi 135 potong. Setiap potongan ayam harganya berbeda-beda tergantung dari bagiannya.
  • Sayap Rp 6.000,- 
  • Paha Rp 7.000,- 
  • Dada Rp 8.000,- 
Ada juga yang dijual secara paket lengkap dengan nasi hangat, dengan rincian harga sebagai berikut:
  • Sayap + nasi Rp 8.500 / kotak 
  • Paha + nasi Rp 10.000 / kotak 
  • Dada + nasi Rp 12.500 / kotak 

Jika dalam 1 hari seluruh menu paket dan ayam ludes habis, maka keuntungan yang bisa diraih adalah:
  • Sayap laku 9 biji x @ Rp 6.000,- Rp 54.000,- 
  • Paha laku 33 biji x @ Rp 7.000,- Rp 231.000,- 
  • Dada laku 20 biji x @ Rp 8.000,- Rp 160.000,- 
  • Paket sayap + nasi laku 21 x @ Rp 8500,- Rp 187.500,- 
  • Paket Paha + nasi laku 27 x@ Rp 10.000,- Rp 270.000,- 
  • Paket Dada + nasi laku 10 x @ Rp 12.500,- Rp 125.000,- 

Total keuntungan secara keseluruhan adalah Rp 1.027.500,-. Laba ini belum termasuk jika usaha ayam crispy Anda juga mengolah ceker dan kepala dan menjualnya sebagai makanan ringan, dengan analisa sebagai berikut: 

15 ekor ayam akan memiliki 30 ceker dan 15 kepala ayam, jadi perhitungannya adalah : 
  • 30 ceker crispy x @ Rp 2.000,- Rp 60.000,- 
  • 15 kepala crispy x @ Rp 3.000,- Rp 45.000,- 
  • Jumlah totalnya Rp 105.000,- 
Sehingga, total keseluruhan laba kotor yang bisa Anda dapat dalam 1 hari Rp 1.027.500 + Rp 105.000,- = Rp 1.132.000,-

Analisa modal dan keuntungan usaha ayam crispy yang bisa Anda dapatkan dalam jangka waktu 1 hari adalah Rp 1.132.000,-. Jika dalam kurun waktu 1 bulan, maka laba kotor yang di dapat sebagai berikut:

Rp 1.132.000 x 24 hari = Rp 27.168.000,-

Dihitung 24 hari karena dianggap 1 hari libur. Hari libur tergantung Anda sendiri, usahakan jangan Sabtu Minggu karena dua hari tersebut akan ramai pembeli.

Sedangkan laba bersih yang bisa Anda dapat dalam 1 bulan adalah Rp 27.168.000 - Rp 14.615.000,- = Rp 12.553.000,-. Keuntungan yang sangat besar dalam 1 bulan menghasilkan laba bersih Rp 12.553.000,-. Dalam 1 bulan saja, biaya modal infestasi bisa tertutup.

Tips Menjalankan Usaha Ayam Crispy


Dalam Analisa modal dan keuntungan usaha ayam crispy, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan agar usaha ayam crispy Anda laris manis di pasaran sebagai berikut:

1. pilih bahan yang segar

Bahan utama dalam membuat ayam crispy adalah daging ayam. untuk itu, Anda harus memilih daging ayam berkualitas dan masih segar agar rasa ayam crispy enak. selain itu, kualitas ayam yang bagus akan memberikan kandungan gizi yang baik bagi pengkonsumsinya. Jangan sampai Anda menggunakan ayam dengan kualitas rendah atau bahkan ayam yang sudah di es. Hal tersebut akan mempengaruhi rasa.

2. Menggunakan tepung dan minyak goreng baru

Selain daging ayam, unsur tepung crispy pada usaha ini menjadi penentu lezatnya ayam. Suara kres dari ayam crispy menimbulkan sensasi tersendiri bagi penikmatnya. Kerenyahan kulit pembungkus ayam crispy di dapat dari kualitas tepung dan minyak goreng yang baik.

Anda bisa memilih tepung yang bersih, tidak ada kutu dan tidak apek agar ayam crispy yang Anda jual rasanya dirindukan pembeli. Minyak yang digunakan untuk menggoreng harus bersih dan jangan berkali-kali digunakan. Pemakaian minyak secara berkali-kali akan mempengaruhi rasa dan tidak sehat.

Manfaatkan minyak yang masih bening. Saat menggoreng gunakan minyak banyak dan panas agar hasil semakin renyah.

Selain kualitas ayam dan tepung serta bahan lainnya yang berkualitas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat usaha ayam crispy ini mengingat banyak pesainnya:
  1. Dalam diri Anda harus ditanamkan jiwa wirausaha yang mandiri.
  2. Memiliki karyawan yang cekatan dan terlatih.
  3. Resep ayam crispy yang nikmat (dari bumbu-bumbu dan pengolahannya).
  4. Saat menyajika ayam crispy harus seefisien mungkin (cepat, tepat dalam pengolahannya)

Banyaknya penjual ayam crispy yang sudah ada harus menjadi motifasi bagi Anda yang akan membuat usaha ini. Paduan bumbu yang pas akan membuat ayam crispy buatan Anda semakin lezat.

Jika Anda semakin kreatif salam mengembangkan usaha ayam crispy yang Anda miliki, tidak menutup kemungkinan bisa membuka cabang diberbagi tempat. Tentunya dengan tetap memperhatikan mutu dan kualitas. Adapun beberapa jenis analisa usaha makanan yang bisa anda jadikan sebuah referensi, salah satunya ialah analisa modal dan keuntungan usaha bakso. Terima kasih atas kunjungannya ya !!!

ADVERTISE