Jika kamu memiliki impian untuk membangun bisnis atau usaha salon kecantikan sendiri, maka mungkin ini adalah saat yang tepat. Di era ini, jumlah konsumen dan permintaan untuk perawatan kecantikan selalu bertambah, terlebih lagi karena adanya pengaruh budaya dari luar, baik itu Barat maupun Asia (Korea dan Jepang).

Kaum hawa berlomba-lomba untuk mempercantik tampilan fisik mereka dengan pergi ke salon kecantikan bahkan dokter spesialis. Rambut halus, wajah bersinar, kuku cantik, dan tubuh bak model papan atas adalah cita-cita dari setiap wanita. Bahkan tidak jarang ada orang yang rela mengeluarkan kocek setinggi langit untuk mempercantik dirinya di salon kecantikan. Mereka juga rela untuk menghabiskan waktu seharian di salon demi penampinal yang maksimal.

Strategi Bersaing Dalam Bisnis Salon Kecantikan

Untuk membantu Anda bisa sukses membangun bisnis yang membuat orang lain merasa santai dan bahagia tersebut, di bawah ini merupakan ulasan beberapa strategi bisnis salon kecantikan :

1. Pelajari Dasar Salon Kecantikan

Ketika Anda sudah berkomitmen akan membuka salon kecantikan, ada beberapa hal umum yang dibutuhkan. Rencana bisnis misalnya, termasuk di dalamnya pengetahuan mengenai rencana keuangan, perizinan, perekrutan karyawan, model salon yang diinginkan (spa, salon khusus wanita/campur, salon kuku dan sebagainya), pengetahuan dasar bisnis salon dan lainnya.

Sebagai seorang pemula tentu Anda membutuhkan informasi dari orang yang sudah berpengalaman dalam bidang ini. Coba mampir ke salon langganan dan coba ajak mengobrol pemilik salon tersebut. Gali ilmu sedalam mungkin sebagai bekal Anda. Bahkan terdapat kemungkinan Anda bisa bekerja sama dengan salon itu.

2. Cari Lokasi

Faktor lokasi bisa menjadi penentuan kesuksesan atau mungkin kegagalan bisnis Anda. Beberapa kriteria lokasi salon kecantikan yang baik adalah lokasi dengan lingkungan lalu lintas yang sehat (tidak macet namun juga tidak sepi), mudah ditemukan orang lain dengan kata lain mudah diakses, dan juga berada dekat dengan target pelanggan Anda.

Luangkan waktu Anda untuk keliling mencari lokasi yang cocok, bisa di daerah kompleks perumahan, mall, rukoa ataupun daerah yang ramai didatangi seperti pusat nongkrong anak muda. Jangan mudah tergiur dengan spanduk "SALE" yang menawarkan harga di bawah pasaran. Bisa jadi properti tersebut memiliki banyak kekurangan yang tidak dipaparkan oleh agen properti.

Tinjau dengan baik properti yang Anda ingingkan. Lihat struktur bangunan, listrik, air, tempat parkir, lingkungan sekitar dan sebagainya. Anda juga harus memperhatikan adanya kemungkinan kompetitor Anda di wilayah tersebut yang pasti sudah dikenal oleh penduduk lokal. Pikirkan bagaimana salon kecantikan Anda bisa bersaing dengan mereka.

3. Siapkan Perlengkapan

Tentu ada banyak sekali perlengkapan dan alat yang Anda butuhkan untuk membuka salon kecantikan. Beberapa diantaranya adalah meja, kursi, telepon, komputer, kaca, rak display, pengering, tempat mencuci rambut, serta puluhan alat dan bahan salon lainnya. Bahkan Anda juga harus memikirkan mengenai izin daerah setempat untuk membuka usaha atau bisnis. Tentukan juga bahan-bahan kecantikan merek apa yang akan digunakan seperti shampo, krim spa, vitamin rambut, krim facial, kutex, make up dan lainnya.

Buat dengan lengkap dan detail kebutuhan apa saja yang harus Anda lengkapi. Catat dengan baik dalam rencana keuangan Anda.

4. Desain Salon

Sebelum mulai mengecat dinding dan memilih furnitur, pastikan desain salonmu cocok dengan target pelanggan yang kamu tuju. Mengapa ? Karena kamu ingin agar pelanggan bisa merasa nyaman di salon, sehingga buatlah suasana dan dekorasi seperti harapan pelanggan.

Sebagai contoh, target pelanggan atau klien salon kecantikan bisnismu adalah generasi muda. Coba desain salon dengan gaya yang menyenangkan, warna cat dinding yang berani, serta furnitur yang aneh atau unik. Sementara itu jika target pelanggan adalah kaum menengah ke atas, desain salon kecantikan dengan nuansa elegan dan mewah.

5. Rekrut Pekerja

Saat pertama kali membuka salon kecantikan milik sendiri, mungkin kamu adalah satu-satunya karyawan di sana (merangkap semua bagian), dan hal itu wajar. Namun ketika bisnismu semakin berkembang, kamu membutuhkan bantuan tenaga profesional.

Jangan lupa untuk selalu menguji setiap orang yang melamar ke salonmu. Siapkan model atau patung dan minta mereka untuk mengerjakan salah satu layanan yang diberikan oleh salonmu. Ukur kemampuan mereka dengan tingkat layanan yang biasa kamu berikan ke pelanggan. Jangan sampai membuat pelanggan kecewa karena kualitas salon kecantikanmu menurun hanya karyawan baru tak bisa bekerja sesuai dengan batasan yang telah ditentukan.

Penting untuk merekrut seseorang berdasarkan kemampuan, tetapi jauh lebih penting jika orang tersebut mampu melayani pelanggan secara maksimal karena mencintai pekerjaannya.

Kamu bisa mengajari teknik apa saja kepada karyawanmu untuk misalnya merias wajah atau menggunting rambut. Tapi kamu tidak bisa mengajari atau bahkan memaksa karyawan untuk mencintai dan menghargai pelanggan. Setiap pelanggan juga ingin agar bisa dilayani dengan baik dan menikmati hari mereka di salon.

Berbicara mengenai karyawan, pastikan kamu meluangkan waktu untuk mendengarkan pendapat mereka. Pasalnya kini tidak hanya dirimu sendiri yang menangangi pelanggan secara langsung, melainkan bersama dengan karyawan. Besar kemungkinan pelanggan mengobrol dengan karyawan dan menyampaikan sesuatu, entah hal itu berupa pujian atau masukan dan kritik untuk salonmu.

Atau mungkin juga terjadi permasalahan antar karyawan karena biasanya pelanggan sudah memiliki karyawan favorit masing-masing sehingga menimbulkan kecemburuan sosial. Berikan kesempatan kepada karyawan untuk saling mengevaluasi satu sama lain. Ini merupakan salah satu cara untuk membuat bisnismu semakin berkembang.

6. Ciptakan Suasana Nyaman

Pelanggan sudah harus merasa nyaman dan senang dari sejak mereka memasuki salonmu hingga mereka pulang setelah mendapat perawatan. Sangat penting untuk memiliki salon dengan suasana yang nyaman, wangi atau segar, bersih dan menenangkan.

Pelanggan salon kecantikan sangat menjunjung tinggi aspek kebersihan. Pastikan lantai selalu tersapu bersih. Jaga agar handuk, alat dan mesin pendukung lainnya selalu tercuci bersih dan segar untuk setiap pelanggan baru.

Siapkan sofa yang empuk dan nyaman di ruang tunggu, tawarkan majalah atau buku dan minuman selama mereka menunggu giliran agar tidak bosan. Pastikan kamu selalu membuang sampah dan memasang pewangi untuk menghilangkan bau tidak sedap yang bisa mengganggu pelanggan.

7. Marketing

Karena bisnis yang kamu jalankan adalah salon kecantikan, maka kegiatan marketing atau promosi yang Anda jalankan juga harus dikemas dengan cantik. Gunakan warna-warna cantik dan elegan yang merepresentasikan kecantikan dan juga warna identitas salon kecantikanmu. Selain membuat signage atau papan nama salon di depan gedung salonmu, poster atau flyer, buat dan lakukan pemasaran produk secara online melalui media sosial.

Jelaskan dengan detail identitas salon kecantikan Anda, apa saja layanan yang diberikan, apa spesialisasi salon Anda hingga ke promosi yang ditawarkan. Pada intinya adalah, berikan alasan kuat mengapa masyarakat harus memilih salon kecantikan Anda dibandingkan dengan yang lain.

Bangun brand salon Anda dengan membuat website dan akun media sosial khusus bisnismu. Posting konten promosi dan informasi yang bermanfaat. Tampilkan foto hasil karya salonmu, seperti hasil akhir makeup dan rambut, serta tag langsung ke pelanggan Anda untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Di samping itu, Anda juga bisa melakukan endorsement dengan tokoh publik terutama artis. Bisa Anda lihat, saat ini banyak sekali toko dan produk yang mengandalkan endorsement di media sosial karena dampaknya yang sangat tinggi serta menguntungkan.

ADVERTISE